BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. Berdasarkan BMKG gempa terkini dengan magnitudo M 5,3 tersebut dipastikan tidak berpotensi tsunami namun getarannya dirasakan luas hingga wilayah Jakarta dan Banten.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,04° LS dan 106,86° BT. Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 121 kilometer arah Tenggara Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman pusat gempa (hiposenter) mencapai 53 kilometer.
Penyebab Gempa Sukabumi Hari IniPlt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa melihat lokasi episenter dan kedalamannya, gempa ini merupakan jenis gempabumi dangkal. "Gempa dipicu oleh adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip," ujar Rahmat dalam keterangan resminya, Jumat (13/3).
Daftar Wilayah Terdampak (Skala MMI)Guncangan gempa ini dirasakan di sejumlah daerah dengan intensitas yang beragam. Berikut adalah rincian wilayah yang merasakan dampak getaran berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI):
Skala MMI Wilayah Terdampak IV MMI Cidolog, Ciracap (Dirasakan banyak orang di dalam rumah, jendela/pintu berderit). III-IV MMI Tasikmalaya, Cijati, Pagelaran, Sukanegara, Agrabinta, Sindangbarang, Garut, Cidahu, Cimanggu, Campaka, Jampang Tengah, Kadupandak, Tegal Buleud. III MMI Bayah, Klapanunggal, Kabupaten Bandung (Getaran nyata di dalam rumah seakan ada truk berlalu). II-III MMI Pangandaran, Ciamis, Jakarta, Depok.Hingga saat ini, BMKG melaporkan belum ada aktivitas gempabumi susulan (aftershock) terpantau hingga pukul 02.50 WIB. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (H-4)





