Seorang sopir angkot berinisial AS (35 tahun) tewas setelah menjadi korban pembacokan di Jalan Pama Raya, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. Peristiwa yang terekam kamera warga dan viral di media sosial tersebut terjadi pada Kamis (12/3) malam.
Kapolsek Cilincing, Kompol Bobi Subasri, mengatakan pihaknya telah bergerak cepat mengamankan pelaku tak lama setelah kejadian.
"Pelaku sudah diamankan, alhamdulilah sudah diamankan. Pelaku inisial LM," kata Bobi saat dihubungi, Jumat (13/3).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden ini bermula dari perselisihan antara korban dan pelaku sekitar pukul 20.00 WIB.
"Selisih paham. Untuk motifnya kita masih dalami tapi yang pasti saksi sekitar menyampaikan pada awalnya mereka cekcok terus tiba-tiba si pelaku langsung bacok pakai semacam celurit," jelas Bobi.
Terkait pemicu utama keributan tersebut, Bobi menyebut dugaan sementara mengarah pada masalah individu. Bobi juga belum menjelaskan hubungan antara pelaku dan korban.
"Motif sedang kita dalami ya, kemungkinan personal ya," tambahnya.
Meski sempat mendapatkan pertolongan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. AS dinyatakan meninggal dunia saat berada di rumah sakit akibat luka senjata tajam yang cukup parah.
"Bukan (tewas di TKP), jadi tewasnya di rumah sakit. Dibawa ke rumah sakit ditangani dokter kemungkinan kehabisan darah meninggal. Lukanya secara kasat mata itu di bahu sama bawah bahu," ungkap Bobi.
Dalam penanganan kasus ini, Unit Reskrim Polsek Cilincing telah menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
"BB untuk sementara 1 unit kendaraan (angkot), topi, dan sajam pelaku," pungkasnya.
Saat ini, kasus tersebut masih ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Cilincing guna mengungkap motif pasti di balik aksi tersebut.




