Jakarta (ANTARA) - Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini mengakui skuadnya sulit mengimbangi permainan fisik Bologna pada laga leg pertama 16 besar Liga Europa 2025/2026 di Stadion Renato Dall'Ara, Bologna, Jumat dini hari WIB, yang berakhir 1-1.
"Permainan Bologna sangat mengandalkan fisik dengan banyak umpan panjang, sedikit seperti Genoa (yang mengalahkan Roma 1-2 pada laga sebelumnya-red). Mereka membuat kami kesulitan merebut lini kedua," ujar Gasperini dikutip dari laman resmi AS Roma.
Menurut juru taktik asal Italia itu, AS Roma harus menerapkan "permainan rugbi" untuk memenangkan lini kedua saat bersua Bologna. Walau tidak mudah, Gasperini menilai anak-anak asuhnya tetap mampu menciptakan peluang yang salah satunya berujung pada gol Lorenzo Pellegrini (71').
Baca juga: Hasil leg pertama 16 Besar Liga Europa: Forest kalah, Lyon tahan Celta
Baca juga: Penalti Vicente Taborda bawa Panathinaikos menang 1-0 atas Real Betis
Selain itu, dia melanjutkan, perubahan cuaca juga sudah berpengaruh terutama pada 20-30 menit terakhir.
"Begitu cuaca dan suhu berubah, maka lebih banyak permainan penguasaan bola," kata Gasperini.
Situasi pada leg pertama pun membuat Gasperini bersiap untuk leg kedua. Dia menegaskan, timnya akan menurunkan pemain bertubuh besar untuk mengungguli Bologna di lini kedua.
"Untuk permainan 'sepak bola rugbi' ini, kami membutuhkan pemain yang bertubuh lebih besar. Selain itu, untuk menjalani pertandingan seperti tadi (leg pertama-red), harus ada pemain dengan teknik mumpuni yang kreatif karena lawan sangat mengandalkan fisik. Pertandingan di Roma akan menjadi penentu," tutur dia.
AS Roma imbang 1-1 dengan Bologna dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa UEFA 2025/2026 di Stadion Renato Dall'Ara, Bologna, Jumat dini hari WIB. Masing-masing gol dari kedua kubu dicetak oleh Lorenzo Pellegrini (71') dan Federico Bernadeschi (50').
Hasil ini membuat tim berjuluk Gialorossi itu memiliki kesempatan lebih besar untuk lolos ke babak perempat final Liga Europa UEFA musim ini mengingat leg kedua nanti akan dimainkan di kandang sendiri yaitu Stadion Olimpico, Roma, Jumat (20/3) dini hari WIB.
Pada musim lalu, AS Roma gagal melaju ke perempat final seusai ditaklukkan oleh Athletic Bilbao dengan agregat 3-4. Terakhir kali Roma lolos ke perempat final adalah pada musim 2023/2024, bahkan kala itu mereka mampu melaju hingga semifinal walau kalah dari Bayer Leverkusen.
Baca juga: Bologna vs AS Roma berakhir imbang 1-1 di leg pertama 16 besar
Baca juga: Lille takluk 0-1 dari Aston Villa, Calvin Verdonk tak diturunkan
"Permainan Bologna sangat mengandalkan fisik dengan banyak umpan panjang, sedikit seperti Genoa (yang mengalahkan Roma 1-2 pada laga sebelumnya-red). Mereka membuat kami kesulitan merebut lini kedua," ujar Gasperini dikutip dari laman resmi AS Roma.
Menurut juru taktik asal Italia itu, AS Roma harus menerapkan "permainan rugbi" untuk memenangkan lini kedua saat bersua Bologna. Walau tidak mudah, Gasperini menilai anak-anak asuhnya tetap mampu menciptakan peluang yang salah satunya berujung pada gol Lorenzo Pellegrini (71').
Baca juga: Hasil leg pertama 16 Besar Liga Europa: Forest kalah, Lyon tahan Celta
Baca juga: Penalti Vicente Taborda bawa Panathinaikos menang 1-0 atas Real Betis
Selain itu, dia melanjutkan, perubahan cuaca juga sudah berpengaruh terutama pada 20-30 menit terakhir.
"Begitu cuaca dan suhu berubah, maka lebih banyak permainan penguasaan bola," kata Gasperini.
Situasi pada leg pertama pun membuat Gasperini bersiap untuk leg kedua. Dia menegaskan, timnya akan menurunkan pemain bertubuh besar untuk mengungguli Bologna di lini kedua.
"Untuk permainan 'sepak bola rugbi' ini, kami membutuhkan pemain yang bertubuh lebih besar. Selain itu, untuk menjalani pertandingan seperti tadi (leg pertama-red), harus ada pemain dengan teknik mumpuni yang kreatif karena lawan sangat mengandalkan fisik. Pertandingan di Roma akan menjadi penentu," tutur dia.
AS Roma imbang 1-1 dengan Bologna dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa UEFA 2025/2026 di Stadion Renato Dall'Ara, Bologna, Jumat dini hari WIB. Masing-masing gol dari kedua kubu dicetak oleh Lorenzo Pellegrini (71') dan Federico Bernadeschi (50').
Hasil ini membuat tim berjuluk Gialorossi itu memiliki kesempatan lebih besar untuk lolos ke babak perempat final Liga Europa UEFA musim ini mengingat leg kedua nanti akan dimainkan di kandang sendiri yaitu Stadion Olimpico, Roma, Jumat (20/3) dini hari WIB.
Pada musim lalu, AS Roma gagal melaju ke perempat final seusai ditaklukkan oleh Athletic Bilbao dengan agregat 3-4. Terakhir kali Roma lolos ke perempat final adalah pada musim 2023/2024, bahkan kala itu mereka mampu melaju hingga semifinal walau kalah dari Bayer Leverkusen.
Baca juga: Bologna vs AS Roma berakhir imbang 1-1 di leg pertama 16 besar
Baca juga: Lille takluk 0-1 dari Aston Villa, Calvin Verdonk tak diturunkan





