Direktorat Lalu Lintas Polda Riau mengerahkan pasukan khusus untuk mengurai kemacetan di saat malam takbiran. Tim pengurai macet akan ditempatkan di sejumlah titik rawan macet.
"Pasukan pengurai macet ini akan kita gelarkan di malam takbiran, di mana ada potensi masyarakat di Kota Pekanbaru," kata Dirlantas Polda Riau Kombes Jeki Rahmat Mustika, kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).
Kombes Jeki mengatakan pasukan pengurai macet bekerja secara mobile ke lokasi yang berpotensi rawan macet.
"Kita akan menggunakan kendaraan bermotor baik trail maupun roda dua," katanya.
Sementara itu, Ditlantas Polda Riau juga akan melakukan pembatasan angkutan sumbu tiga selama arus mudik dan balik Lebaran. Polisi akan melakukan penindakan apabila masih ada angkutan sumbu tiga yang melintas di dalam Kota Pekanbaru.
"Larangannya akan dimulai pada saat Operasi Ketupat, tidak boleh ada yang masuk ke dalam kota. Kalau ada yang masuk ke dalam kota kita akan lakukan tilang manual," tegasnya.
Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Panglima XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Kantor Gubernur, Kota Pekanbaru, pada Kamis (12/3).
Polda Riau mengerahkan ribuan personel gabungan TNI-Polri dan stakeholders lainnya untuk mengamankan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
"Untuk pengamanan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 ini, tergelar pasukan sejumlah 3.815 personel gabungan," kata Irjen Pol Herry Heryawan, Kamis (12/3).
Kapolda menegaskan bahwa fokus utama operasi ini adalah memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar.
"Operasi ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat agar bisa mudik dan melaksanakan Idulfitri dengan baik, aman, serta lancar," imbuhnya.
(mea/dhn)





