Kapal Induk AS Dilaporkan Mundur dari Laut Oman Usai Diterjang Rudal Iran

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Teheran: Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan telah melancarkan serangan rudal dan drone terhadap kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln.

Teheran mengklaim membuat kapal tersebut tidak dapat beroperasi dan memaksanya mundur dari perairan kawasan.

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Markas Pusat Khatam al-Anbiya, operasi tersebut disebut dilakukan menggunakan rudal dan drone canggih yang menghantam kapal induk itu sekitar 340 kilometer dari perbatasan maritim Iran di Laut Oman.

IRGC menyatakan operasi tersebut menunjukkan komitmen Iran dalam melindungi kedaulatan negara dari ancaman asing.

Dilansir dari PressTV, Jumat, 13 Maret 2026, setelah serangan itu, kapal induk Abraham Lincoln bersama kelompok tempurnya dilaporkan meninggalkan area dengan kecepatan tinggi.

Sebelumnya pada Kamis kemarin, IRGC juga meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Mina Salman, Bahrain.

Serangan tersebut terjadi tidak lama setelah pesan pertama dari pemimpin baru Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, yang menegaskan upaya pertahanan Iran akan dilakukan secara “tegas dan membuat musuh menyesal.”

Kantor hubungan masyarakat IRGC menyatakan bahwa serangan itu berlangsung dalam dua gelombang rudal dan drone yang menghantam pangkalan tersebut.

Menurut pernyataan tersebut, sejumlah fasilitas utama di pangkalan menjadi sasaran, termasuk sistem pertahanan anti-drone, area penyimpanan dan pemeliharaan drone, peralatan pendukung, serta tangki bahan bakar.

IRGC juga menyebut bahwa serangan tersebut mengenai lokasi yang menampung personel militer Amerika Serikat dan menyebabkan kerusakan signifikan.

Militer Iran menyatakan operasi tersebut menunjukkan kemampuan angkatan laut negara itu dalam menghadapi ancaman militer modern serta menjadi pesan bahwa upaya untuk menekan Republik Islam Iran akan mendapat perlawanan tegas.

Pejabat militer Iran juga menegaskan kembali kesiapan negara itu untuk mempertahankan kepentingan nasionalnya, seraya menyatakan bahwa keamanan dan stabilitas kawasan harus terwujud sesuai dengan kepentingan Iran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jalan Akses Perumahan Dipersoalkan, Ahli Waris Nimah Ara Ingatkan Pengembang Lymo House
• 10 jam lalueranasional.com
thumb
Ilusi Perdamaian di Timur Tengah
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Israel Klaim Tewaskan Komandan Divisi Imam Hussein Iran dalam Serangan Udara
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dewan Pers Tegas: Wartawan dan Perusahaan Pers Dilarang Minta THR ke Instansi
• 16 jam laluterkini.id
thumb
Jabatan Kaster TNI Muncul Lagi, Komisi I DPR Yakin Bukan untuk Dwifungsi
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.