Washington: Gedung Putih menyatakan tidak ada ancaman kredibel dari Iran terhadap wilayah Amerika Serikat setelah muncul laporan media mengenai kemungkinan serangan drone ke Pantai Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan pemerintah AS pada Kamis, 12 Maret 2026, untuk menanggapi laporan yang beredar. Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan laporan tersebut tidak akurat.
“Tidak ada ancaman semacam itu dari Iran terhadap tanah air kami, dan hal itu tidak pernah ada,” tegas Leavitt, dikutip Anadolu, Kamis, 12 Maret 2026.
Leavitt menyebut laporan tersebut berasal dari satu surel yang dikirim kepada aparat penegak hukum lokal yang merujuk pada satu informasi intelijen yang belum diverifikasi. Menurutnya, informasi bahwa sumber tersebut belum terverifikasi tidak dicantumkan secara jelas dalam pemberitaan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya juga menanggapi laporan tersebut. Ia mengatakan dugaan rencana balasan Iran di California telah diperiksa oleh pihak berwenang dengan menyatakan, “Banyak hal yang terjadi, dan yang bisa kami lakukan adalah menanganinya satu per satu.”
Sementara itu, Gubernur California Gavin Newsom menyatakan pemerintah negara bagian meningkatkan kewaspadaan keamanan setelah muncul laporan potensi ancaman tersebut.
Pemerintah negara bagian juga berkoordinasi dengan otoritas federal, negara bagian, dan lokal untuk memantau perkembangan situasi terkait konflik dengan Iran.
(Keysa Qanita)



