6.000 WNI Terdampar di Timteng Akibat Perang, Mayoritas Jemaah Umrah

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkap masih banyak warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini terdampar di Timur Tengah (Timteng). Mereka tertahan akibat banyaknya penerbangan yang dibatalkan imbas perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

"Kalau belum ada penerbangannya, mereka ditampung di penginapan-penginapan sambil menunggu penerbangannya ada. Jadi setiap hari itu kami ada laporan harian terkait penanganan WNI stranded ini," kata Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah di kantor Kemlu RI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Dia menjelaskan para WNI yang terdampar sebagian besar berasal dari jemaah umrah. Jemaah WNI yang saat ini masih tertahan mayoritas berada di Jeddah, Arab Saudi.

Baca juga: Pemulangan Tahap Kedua, 34 WNI dari Iran Akan Tiba di RI Hari Ini dan Besok

"Memang yang paling banyak ini yang stranded ini di Jeddah, untuk jemaah umrah. Dan ini pun secara bertahap kita difasilitasi untuk pemulangan," katanya.

Data Kemlu mencatat ada 6.000 lebih WNI yang saat ini terdampar di Timur Tengah akibat perang yang mulai pecah pada 28 Februari silam.

"Jadi kalau perhitungan kami, itu jumlah WNI yang stranded mulai dari awal sampai saat ini sudah ada 6.000 lebih. Nah, dan ini secara bertahap difasilitasi untuk dipulangkan ke Tanah Air," katanya.

Heni mengatakan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini masih belum ada perubahan di tengah perang yang terjadi di Timur Tengah. Pelaksanaan haji masih sesuai yang direncanakan oleh Arab Saudi.

Baca juga: Prabowo Instruksikan Penghematan BBM Imbas Konflik Timur Tengah

"Jadi sampai saat ini, pelaksanaan ibadah haji masih tetap sebagaimana yang direncanakan dan belum ada skenario lain dari Arab Saudi," katanya.

Pihak Kemlu mengimbau para calon haji tetap merujuk pada informasi resmi dari pemerintah. Kemlu juga mengimbau para calon haji untuk tetap tenang.

"Kepada masyarakat, khususnya calon jemaah haji, diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, dan tetap merujuk pada informasi resmi dari pemerintah yang akan disampaikan secara berkala," katanya.




(ygs/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Tegaskan Gus Alex Representasi Yaqut Cholil
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Arus Mudik ke Garut Diprediksi Mulai Ramai Jumat Malam Ini
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Puji Satgas Jembatan: 218 Jembatan dalam 2,5 Bulan, Ini Reaksi Cepat
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Luhut Soal Perang AS-Israel dengan Iran: Iran Bangsa Arya, Tidak Mudah Ditaklukkan
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Bakal Bangun 100 GW PLTS dalam 2 Tahun: Kita Dipaksa Akselerasi
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.