Harga Minyak Melambung, Kadin Minta Semua Sektor Industri Waspada

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Kadin meminta seluruh sektor industri untuk mewaspadai kenaikan harga minyak dunia di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.

Harga Minyak Melambung, Kadin Minta Semua Sektor Industri Waspada (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta seluruh sektor industri untuk mewaspadai kenaikan harga minyak dunia di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.

"Jadi kalau dilihat sektor mana, ya semua sektor mesti waspada, dan kita tidak menganggap enteng sama sekali. Bahkan kita lihat juga ada beberapa perusahaan yang sudah force majeure. Tapi juga kita tidak boleh panik," kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga:
Tersengat Kenaikan Harga Minyak, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp16.958 

Dia menilai, naiknya harga minyak dunia akan berpengaruh terhadap asumsi dasar ekonomi makro APBN. Di mana harga minyak mentah Indonesia (ICP) diproyeksikan sebesar USD60 per barel, sedangkan saat ini minyak dunia sudah melambung di atas USD100 per barel.

"Itu setiap di atas dari USD60 yaitu asumsi APBN, tentu dampaknya akan terasa. Tapi memang kita mesti lihat dalam jangka satu bulan, dua bulan ini atau titik di atas USD100 sekarang sudah di bawah USD100. Kita mesti melihat stabilnya di mana," tutur 

Baca Juga:
Trump Klaim AS Untung Besar Jika Harga Minyak Naik Tajam

Menurutnya, dampak konflik terhadap ekonomi dalam negeri perlu diantisipasi. Anindya menyarankan pelaku usaha untuk melakukan efisiensi dalam menyiasati iklim bisnis yang tak menentu.

"Kita juga mesti berpikir bagaimana bekerja sama dengan pemerintah untuk memikirkan program-program prioritas mana yang kita mau dorong supaya efek putarnya itu cepat," katanya.

Baca Juga:
AS Sebut Kemungkinannya Kecil Harga Minyak Tembus USD200 per Barel

Selain itu, para pelaku usaha bisa berinvestasi di dalam negeri lantaran risiko dampak kenaikan harga minyak jauh lebih kecil.

"Karena merekalah yang sudah melalui siklus berkali-kali dan berani untuk investasi jangka panjang," tutur dia.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bukalapak (BUKA) Raih Pendapatan Rp6,5 Triliun pada 2025, Tumbuh 46 Persen
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
BMKG Sebut Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Jumat Siang Ini, Siapkan Payungmu!
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Polda Metro Kecam Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Pastikan Buru Pelaku
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Ungkap Dugaan Uang Fee Haji Dipakai untuk Kondisikan Pansus DPR, Libatkan Gus Yaqut
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Sikap Sejumlah Negara terhadap Israel dan Dampaknya pada Konflik di Timur Tengah
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.