Komisi I DPR Nilai Status Siaga 3 TNI AD Cukup untuk Jaga Keamanan

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menanggapi penerapan pengamanan TNI AD yang kini turun ke siaga tiga setelah sebelumnya siaga satu. Dave menilai penurunan status tersebut sudah tepat.

"Komisi I DPR RI melihat bahwa penyesuaian status siaga oleh TNI dari level 1 menjadi level 3 merupakan langkah yang tepat dan proporsional," kata Dave kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

"Kesiapsiagaan memang harus disesuaikan dengan dinamika ancaman dan kebutuhan aktual di lapangan. Status siaga 3 sudah cukup untuk memastikan keamanan masyarakat, sekaligus menjaga efisiensi penggunaan sumber daya TNI," sambungnya.

Baca juga: TNI AD Sebut Siaga 1 sudah Tak Diterapkan: Diturunkan Jadi Siaga 3

Dia menegaskan kesiapsiagaan militer tak hanya dilihat dari tingkatan status siaga. Namun, kata dia, dari kemampuan TNI dalam merespons setiap potensi ancaman secara cepat dan terukur.

"Komisi I DPR RI mendukung langkah TNI yang tetap menjaga kewaspadaan, namun tidak berlebihan, sehingga pasukan dapat fokus pada tugas pengamanan yang paling relevan," ujarnya.

Dia juga meyakini penyesuaian status tersebut mencerminkan kesiapan TNI yang matang dan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan nasional.

"Dengan strategi yang terukur, TNI tetap mampu menjalankan perannya sebagai garda terdepan pertahanan negara. Kebijakan ini menunjukkan bahwa TNI tidak hanya sigap menghadapi ancaman, tetapi juga menumbuhkan optimisme bahwa keamanan nasional dapat terjaga dengan baik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen Donny Pramono menyampaikan penerapan pengamanan TNI AD kini turun ke siaga tiga setelah sebelumnya siaga satu. Penerapan siaga tiga dilakukan untuk memperkuat kesiapan pasukan dalam mengamankan wilayah selama masa Lebaran.

"Kita melaksanakan kegiatan siaga tiga karena juga kita akan melaksanakan kegiatan Idul Fitri," kata Donny saat bertemu awak media di Mabes TNI AD, Kamis.

Menurut Donny menjelaskan baik siaga satu ataupun tiga, tidak untuk merespons situasi konflik atau gelombang peperangan di wilayah manapun. Dia menyebut siaga satu hanya untuk memeriksa kelengkapan alat utama sistem senjata dan kesiapan seluruh elemen prajurit.

Untuk diketahui apel gelar pasukan yang digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3) lalu disebut sebagai pengamanan siaga satu. Setelah masa siaga satu selesai, kata Donny, barulah TNI AD mengerahkan personel untuk melakukan penjagaan selama Idul Fitri.

Baca juga: Kapolri, Menko PMK hingga Panglima TNI Patroli Udara Pantau Arus Mudik Jakarta-Merak




(amw/lir)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Pertemuan JK dengan Mantan Dubes, Bahas Harga Minyak hingga Board of Peace
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Ungkap Gus Yaqut dan Sejumlah Pejabat Kemenag Terima Fee Percepatan Berangkat Haji
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
KPK Sebut OTT Bupati Cilacap terkait Dugaan Penerimaan Proyek, 27 Orang Ditangkap
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Puluhan Sopir Truk Jalani Tes Urine Jelang Mudik Lebaran untuk Pastikan Keselamatan
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kemlu Evakuasi Bertahap WNI dari Iran, Gelombang Kedua Segera Tiba di Indonesia
• 7 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.