Jakarta Masih Macet Jelang Libur Lebaran, Ini Penyebabnya

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Tingkat mobilitas masyarakat Jakarta masih tinggi di dalam kota menjelang masa libur Lebaran. Hal ini terlihat dari masih terjadinya kemacetan pada sejumlah ruas jalan di Jakarta hingga Jumat (13/3) malam.

Pantauan kumparan melalui aplikasi Google Maps, hingga pukul 22.15 WIB, masih banyak ruas jalan digambarkan berwarna merah gelap -- yang berarti macet. Terlihat ada di Jalan S Parman, Jalan Kapten Tendean, hingga Jalan Pasar Minggu.

Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, mengatakan salah satu penyebab kemacetan adalah diberlakukannya pembatasan truk sumbu 3 untuk melintas di ruas tol selama musim mudik.

"Siang tadi sudah, sudah diberlakukan pembatasan kendaraan untuk sumbu tiga. Sehingga kendaraan-kendaraan yang sumbu tiga yang mau masuk ke dalam tol sudah tidak bisa. Sehingga terjadi kepadatan," kata Robby kepada wartawan, Jumat (13/3).

Dari catatannya, memang sejak sore hari kepadatan sudah terjadi di sejumlah ruas jalan. Misalnya di persimpangan daerah Harmoni, Jakarta Pusat; dan Pancoran, Jakarta Selatan.

Kemacetan juga disebabkan banyaknya masyarakat yang mulai bersiap untuk melaksanakan mudik selama libur lebaran.

"Mengingat hari ini hari terakhir masyarakat, karena besok sudah pada libur, melaksanakan mudik, ya," ucapnya.

Tak hanya itu, kepadatan juga salah satunya dipicu adanya kecelakaan sebuah truk kontainer yang melintang di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara.

"Jadi kepadatan sore hari tadi itu imbas dari kecelakaan ini wilayah Jakarta Utara, ya. Jadi imbas kecelakaan satu mobil kontainer yang melintang di Jalan Raya Cilincing," jelas dia.

Truk tersebut kini sudah berhasil dievakuasi. Namun kemacetan parah sempat terjadi lantaran jalur keluar masuk pelabuhan yang terhalang.

"Sementara kendaraan truk peti kemas yang dari dalam pelabuhan masih banyak yang mau keluar terhalang gara-gara imbas dari kecelakaan tadi,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puan Maharani Tegaskan Pembahasan RUU Pemilu Tidak Perlu Tergesa-gesa
• 7 jam lalupantau.com
thumb
USS Gerald R Ford Terbakar di Laut Merah, AS Tepis karena Serangan Iran
• 17 jam laludetik.com
thumb
Menanti Putusan Praperadilan, Kuasa Hukum Lee Kah Hin: Kami Harap Ada Keadilan
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
OJK Dorong Revisi Aturan Pasar Modal Rampung Maret 2026, Free Float Emiten Naik Jadi 15 Persen
• 3 menit lalupantau.com
thumb
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.