JAKARTA – Lonjakan aktivitas digital masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447H diantisipasi secara masif oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom).
Melalui ekosistem TelkomGroup, raksasa telekomunikasi ini resmi meluncurkan Posko Siaga RAFI (Ramadan dan Idulfitri) 2026 untuk menjamin kelancaran silaturahmi virtual masyarakat di seluruh pelosok negeri.
Langkah ini diawali dengan Apel Bersama Posko Siaga yang dipimpin oleh Sekjen Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Dr. Ir. Ismail, M.T., di Jakarta, Jumat (13/3).
BACA JUGA:Telkom Group Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity untuk Ekosistem Digital Indonesia
Hadir langsung dalam agenda tersebut Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama Telkomsel Nugroho sebagai bentuk komitmen sinergi antara pemerintah dan operator.
“Seluruh ekosistem TelkomGroup berkolaborasi menghadirkan konektivitas andal agar momen silaturahmi digital tetap lancar tanpa kendala di seluruh wilayah Indonesia,” tegas Dian Siswarini.
Mengusung tema “Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati”, TelkomGroup mengoperasikan 22 posko (9 posko utama dan 13 posko anak perusahaan) yang beroperasi penuh 24 jam selama periode 13–30 Maret 2026.
Kekuatan personel yang dikerahkan pun tidak main-main:
- 480 Petugas Posko memantau sistem secara real-time.
- 13.200 Petugas Lapangan bersiaga melakukan perbaikan fisik di seluruh Indonesia.
Direktur Network Telkom, Nanang Hendarno, menambahkan bahwa koordinasi infrastruktur kali ini diorkestrasi oleh PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia).
BACA JUGA:TelkomGroup Jadikan Batam sebagai Pusat Hyperscale Data Center Berbasis Al Melalui NeutraDC Nxera Batam
“Kami pastikan kesiapan end-to-end melalui sinergi lintas entitas seperti Telkomsel, InfraNexia, dan TelkomAkses,” jelas Nanang.
TelkomGroup telah menghitung proyeksi lonjakan data yang akan terjadi selama masa mudik dan hari raya.
Untuk mengantisipasinya, kapasitas jaringan telah diperbesar hingga dua kali lipat dari estimasi beban puncak.
Dalam kategori jaringan Fixed Broadband, diproyeksikan terjadi kenaikan +9,2% dengan estimasi beban puncak 30,3 Tbps dan kapasitas yang tersedia yaitu 60,7 Tbps.
Selanjutnya untuk kategori jaringan Mobile Broadband yaitu +11,1% dengan estimasi beban puncaknya 70,85 PB dan kapasitas yang tersedia yaitu dukungan 229 Ribu BTS.
- 1
- 2
- »




