Menko PMK Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran 2026 di Merak

tvrinews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Arus Mudik Lebaran 2026 sekaligus melakukan peninjauan kesiapan layanan di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak, Banten, Jumat, 13 Maret 2026.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Menko PMK juga menyimak paparan mengenai kesiapan layanan penyeberangan bagi pemudik yang disampaikan oleh Direktur Utama ASDP, Kapolda Banten, serta Kapolda Lampung yang mengikuti rapat secara daring.

Paparan tersebut mencakup kesiapan operasional pelabuhan, pengaturan arus kendaraan, hingga langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Menko PMK menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, nyaman, lancar, dan selamat. 

Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jumlah pemudik pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai lebih dari 143 juta orang. Menurut Menko PMK, angka tersebut berpotensi lebih tinggi saat pelaksanaan di lapangan.

"Karena ada perkiraan mudik tahun ini berdasarkan survei Kemenhub lebih dari 143 juta. Biasanya survei Kemenhub di lapangan lebih tinggi," kata Pratikno dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Jumat, 13 Maret 2026.

Lebih lanjut, Menko PMK menjelaskan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dan arus balik pada 29 Maret 2026. Namun demikian, pemerintah berharap pergerakan masyarakat dapat tersebar lebih merata pada beberapa hari sehingga tidak menumpuk pada tanggal tertentu. 

Menurutnya, periode mudik tahun ini memiliki rentang waktu yang relatif panjang. Hal tersebut dipengaruhi oleh rangkaian akhir pekan, kebijakan Flexible Work Arrangement (FWA) bagi Aparatur Sipil Negara, cuti bersama, perayaan Hari Raya Nyepi, Hari Raya Idul Fitri, hingga kembali diterapkannya FWA setelah Lebaran.

"Oleh karena itu dengan rentang panjang ini kami mengharapkan ada distribusi mudik tidak tertumpuk di hari tertentu," ucapnya.

Kemudian, Menko PMK juga menyampaikan bahwa berbagai inovasi telah disiapkan pemerintah untuk mendukung kelancaran mudik tahun ini, termasuk peningkatan koordinasi antarinstansi serta berbagai langkah antisipatif terhadap potensi kendala di lapangan.

"Semua pihak sudah siap. Banyak inovasi yang dimunculkan tahun ini. Tahun lalu kepuasannya sangat tinggi, kita harapkan lebih tinggi lagi untuk tahun ini," ujarnya.

Meski demikian, pemerintah tetap mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi kelancaran arus mudik, termasuk faktor cuaca maupun kondisi yang tidak terduga lainnya.

Ia menegaskan bahwa kelancaran arus mudik dan arus balik membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah, petugas di lapangan, maupun masyarakat sebagai pengguna layanan transportasi.

"Kita mengharapkan semua pihak sinergis. Semua pihak bekerja responsif melayani secara ramah dan kami harapkan semua masyarakat untuk selalu mengikuti pemberitaan dan arahan dari petugas. Ini adalah kerja kita bersama supaya mudik dan arus balik berjalan aman, nyaman, lancar, dan selamat," ungkapnya.

Dalam peninjauan di kawasan pelabuhan, Menko PMK juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para pemudik yang akan menyeberang menggunakan kapal feri menuju Sumatra.

Ia menyapa dan berbincang hangat dengan masyarakat yang tengah menunggu keberangkatan, sekaligus menyerahkan bingkisan Lebaran sebagai bentuk perhatian kepada para pemudik.

Selain itu, Menko PMK juga memberikan bingkisan Lebaran kepada para petugas lintas sektor yang akan bertugas selama masa arus mudik, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik selama periode mudik Lebaran.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel Akui Tiga Ribu Warganya Korban Serangan Iran
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Seskab: Pemerintah Tidak Akan Biarkan Rakyat Hadapi Kesulitan Sendiri
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Trump Tuduh Vladimir Putin Mungkin Membantu Iran, Alasannya Perang Ukraina
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Banggar DPR Minta Pemerintah Tajamkan Prioritas APBN 2026
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menpora Erick Thohir Pasang Badan untuk Atlet Viona Amalia Adinda Putri Usai Bongkar Kasus Kekerasan Seksual Atlet
• 9 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.