REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG, – Kepolisian Resor (Polres) Semarang menyiagakan seluruh bhabinkamtibmas untuk menjaga keamanan rumah yang ditinggalkan pemudik selama Lebaran 1447 Hijriyah. Wakapolres Semarang, Kompol Erwin Chan Siregar, menyampaikan hal ini di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat, dalam peresmian Posko Mudik Lebaran BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Ungaran KM 429.
Bhabinkamtibmas akan berkoordinasi dengan kepala desa dan masyarakat hingga ke pelosok desa di Kabupaten Semarang. Masyarakat diimbau untuk melaporkan kepada perangkat desa atau pengurus RT saat meninggalkan rumah, agar dapat dimonitor oleh bhabinkamtibmas.
Selain itu, Polres Semarang melalui Satgas Preventif akan melaksanakan patroli di wilayah perumahan dan pemukiman untuk memastikan keamanan tidak hanya di jalur arus utama dan arteri. Pada Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Semarang menurunkan 510 personel guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik-balik Idul Fitri.
Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah menyiagakan 22.680 personel untuk Operasi Ketupat Candi, yang berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Latif Usman menekankan pentingnya kehadiran Polri untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, dengan pengamanan di titik strategis seperti pelabuhan, bandara, dan terminal.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.




