Mengapa Pasien Harus Menunggu di IGD? Memahami Sistem Triase di Rumah Sakit

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Banyak orang merasa heran ketika datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetapi harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan penanganan. Padahal kondisi pasien terlihat sakit atau kesakitan.

Situasi ini sering menimbulkan kesalahpahaman antara keluarga pasien dan tenaga medis. Tidak sedikit yang mengira rumah sakit lambat atau tidak segera memberikan pelayanan.

Namun dalam layanan gawat darurat, urutan penanganan tidak ditentukan berdasarkan siapa yang datang lebih dulu. Rumah sakit menggunakan sistem yang disebut triase.

Triase adalah proses penilaian awal untuk menentukan tingkat kegawatan kondisi pasien. Tenaga medis akan memprioritaskan pasien yang berada dalam kondisi paling kritis atau berisiko mengancam nyawa.

Artinya, pasien yang datang lebih awal tidak selalu langsung ditangani terlebih dahulu. Jika ada pasien lain yang kondisinya lebih gawat, maka pasien tersebut akan menjadi prioritas utama.

Sistem ini diterapkan di berbagai rumah sakit untuk memastikan pasien dengan kondisi paling darurat mendapatkan penanganan secepat mungkin. Triase biasanya dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari kondisi sangat kritis hingga kondisi yang masih stabil.

Meski demikian, waktu tunggu tetap menjadi tantangan dalam pelayanan IGD, terutama ketika jumlah pasien meningkat dalam waktu bersamaan. Oleh karena itu, komunikasi antara tenaga medis dan keluarga pasien menjadi hal yang sangat penting.

Penjelasan yang jelas mengenai kondisi pasien dan proses triase dapat membantu keluarga memahami mengapa mereka perlu menunggu. Dengan pemahaman tersebut, pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih tenang dan terkoordinasi.

Pada akhirnya, sistem triase dibuat bukan untuk memperlambat pelayanan, tetapi untuk memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan penanganan sesuai tingkat kegawatannya. Prinsip ini menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pasien di ruang gawat darurat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung Dibahas, Purbaya: Resminya Nanti Diumumkan Presiden
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Siagakan Layanan Terpadu hingga Ribuan Teknisi, Astra Kawal Mudik Lebaran 2026 di Jalur Strategis Mudik
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Pertamina Ungkap Kondisi Dua Kapal Masih Terjebak di Selat Hormuz, Begini Respons Bahlil
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.