Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan akan melakukan kunjungan ke 118 destinasi wisata di sejumlah daerah sebagai bagian dari upaya mempromosikan sektor pariwisata nasional menjelang periode libur Lebaran.
Menurut Widiyanti, kunjungan tersebut akan mencakup berbagai daerah, terutama di Pulau Jawa dan wilayah Banten.
Hal tersebut disampaikan Widiyanti usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).
“Kami beberapa daerah di Jawa, kemudian tadi ke Banten. Ada 118 titik dari seluruh kementerian, bukan saya saja, ada wakil menteri dan deputi pariwisata. Jadi kita banyak sekali, kita akan ke 118 titik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Pariwisata untuk memastikan promosi destinasi wisata berjalan optimal sekaligus memantau kesiapan berbagai lokasi wisata dalam menghadapi lonjakan kunjungan masyarakat.
Arahan PrabowoSebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Pariwisata untuk aktif turun langsung ke lapangan guna mempromosikan berbagai potensi pariwisata di Tanah Air.
Baca Juga
- Kemenpar Antisipasi Dampak Konflik Timteng ke Pariwisata RI
- Pengusaha Was-Was Dampak Cuaca Ekstrem ke Sektor Pariwisata saat Libur Lebaran
- Kunjungan Wisatawan ke Garut Turun Tiga Tahun Terakhir
“Menteri Pariwisata saya minta aktif turun di tempat wisata, mengajak serta mempromosikan setiap aspek wisata di Tanah Air,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara.
Selain promosi wisata, Kepala negara juga menekankan pentingnya kesiapan layanan publik menjelang arus mudik Lebaran. Dia meminta seluruh jajaran Kabinet Merah Putih memastikan berbagai fasilitas transportasi dan pelayanan publik berjalan optimal.
Orang nomor satu di Indonesia itu pun menegaskan agar tidak terjadi hambatan dalam pelayanan arus mudik maupun antrean yang tidak terkendali di berbagai titik transportasi.
“Selanjutnya saya minta kualitas pelayanan di rest area, pelabuhan, bandara, dan di semua stasiun ditingkatkan. Usahakan tidak ada antrean yang tidak terkendali,” tegasnya.





