KPK Bawa Bupati Cilacap dan 12 Pejabat ke Jakarta Dini Hari Tadi, OTT Tangkap 27 Orang

kompas.tv
12 jam lalu
Cover Berita
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman keluar dari Gedung Satreskrim Polresta Banyumas, Purwokerto, Jumat (13/3/2026) malam, sebelum dibawa ke Jakarta usai menjalani pemeriksaan awal oleh penyidik KPK. (Sumber: ANTARA/Sumarwoto)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah (Sekda), dan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap ke Jakarta pada Sabtu (14/3/2026) dini hari tadi.

Lembaga antirasuah tersebut memindahkan belasan orang ini untuk pelaksanaan pemeriksaan perkara dugaan korupsi.

Rombongan tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 02.35 WIB setelah menempuh perjalanan dari Jawa Tengah sejak Jumat (13/3) malam.

Pemindahan ini menyusul penangkapan 27 orang pada operasi tangkap tangan (OTT) di Cilacap.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membeberkan komposisi orang-orang yang berangkat ke markas KPK.

Baca Juga: Bupati Cilacap Terjaring OTT, KPK Sita Barang Bukti | KOMPAS MALAM

"Dari 27 orang yang diamankan di lokasi, 13 orang di antaranya dibawa ke Jakarta," kata Budi dikutip dari Antara.

Penyidik membutuhkan keterangan para tahanan untuk menentukan status tersangka. Aturan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) memberi batas waktu satu kali 24 jam bagi KPK dalam menetapkan status hukum.

Menyikapi tenggat waktu tersebut, Budi menyebutkan langkah penyidik. "Saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif," ujarnya.

Temuan Barang Bukti

Selain menahan Bupati Cilacap dan puluhan orang lainnya, petugas KPK turut mengamankan barang bukti. Budi menjelaskan wujud sitaan tersebut dalam beberapa poin:

  • Wujud Bukti Rupiah: Petugas menyita uang rupiah pada operasi tersebut. Budi mengonfirmasi temuan ini.

Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • KPK
  • OTT KPK
  • Bupati Cilacap
  • Syamsul Auliya Rachman
  • korupsi Cilacap
  • penangkapan bupati
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya: Harga Minyak di Atas 100 Dolar Tak Selalu Menekan Ekonomi RI
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Komisi III Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Tangkap Para Pelakunya
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Curi Material Bangunan di Kantor Pemkab, Pelaku Ditangkap di Bus Hendak Melarikan Diri
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Pemotor Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Ir Soekarno Kota Batu
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kemendiktisaintek: SKB 7 Menteri tentang Pedoman AI Segera Bisa Diakses Publik
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.