Surabaya, VIVA – Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, meluapkan rasa puasnya terhadap progres para pemain setelah menjalani pemusatan latihan (TC) intensif selama dua pekan di Surabaya. Para Garuda Muda dinilai menunjukkan kerja keras luar biasa dalam menyerap skema permainan yang diinginkan tim pelatih.
"Saya sangat senang dengan perkembangan pemain selama dua minggu ini, karena pemain sangat bekerja keras selama latihan dan berusaha memahami game plan yang kami siapkan," ujar Nova saat ditemui di Stadion Gelora 10 November, Surabaya dilansir ANTARA.
Sinkronisasi dengan Timnas Senior Dalam dua pekan terakhir, fokus utama Nova adalah menyelaraskan pola permainan Timnas U-20 dengan konsep permainan timnas senior. Langkah ini diambil guna menciptakan kesinambungan sistem permainan di setiap level umur tim nasional.
Nova menjelaskan bahwa latihan tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga melalui simulasi pertandingan dengan klub lokal. "Minggu lalu kami fokus pada attacking dan latihan bersama Persela, sedangkan minggu ini fokus defending dengan Persebaya," tambahnya.
- ANTARA/Zaro Ezza Syachniar
Evaluasi dan Rencana Pasca-Lebaran
Setelah sesi latihan terakhir menjelang Idulf Fitri, para pemain akan dipulangkan sementara ke klub masing-masing. Namun, Nova menegaskan bahwa perjuangan belum usai. TC tahap berikutnya dijadwalkan kembali bergulir pada 31 Maret di lokasi yang masih dalam pertimbangan.
Mantan bek tangguh Timnas Indonesia ini juga mengisyaratkan adanya perubahan komposisi pemain. "Setelah itu pasti ada promosi dan degradasi pemain," tutur Nova tegas.
Pemain Diaspora dan Target Pertandingan Internasional
Terkait penguatan skuad, Nova membuka pintu bagi pemain diaspora. Meski begitu, ia mengakui proses pemanggilan pemain yang berkarier di luar negeri membutuhkan waktu dan prosedur yang lebih kompleks dibandingkan pemain domestik.
Guna mematangkan mental dan jam terbang pemain sebelum terjun ke kualifikasi resmi, Nova menargetkan anak asuhnya menjalani sekitar 10 hingga 11 pertandingan internasional, termasuk partisipasi di ajang Piala AFF.
"Direncanakan ada sekitar 10 atau 11 pertandingan internasional agar pemain mendapatkan jam terbang sebelum masuk ke kualifikasi," pungkasnya.





