Matangkan Konsep Defending dan Attacking, TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya Berjalan Positif

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Surabaya, VIVA – Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, meluapkan rasa puasnya terhadap progres para pemain setelah menjalani pemusatan latihan (TC) intensif selama dua pekan di Surabaya. Para Garuda Muda dinilai menunjukkan kerja keras luar biasa dalam menyerap skema permainan yang diinginkan tim pelatih.

"Saya sangat senang dengan perkembangan pemain selama dua minggu ini, karena pemain sangat bekerja keras selama latihan dan berusaha memahami game plan yang kami siapkan," ujar Nova saat ditemui di Stadion Gelora 10 November, Surabaya dilansir ANTARA.

Baca Juga :
Nasib Timnas Indonesia di Asian Games 2026 Terancam, KOI Ajak PSSI Galang Kekuatan Negara Lain
Kevin Diks Kenakan Ban Kapten Gladbach, Bawa Tim Menjauh dari Zona Degradasi

Sinkronisasi dengan Timnas Senior Dalam dua pekan terakhir, fokus utama Nova adalah menyelaraskan pola permainan Timnas U-20 dengan konsep permainan timnas senior. Langkah ini diambil guna menciptakan kesinambungan sistem permainan di setiap level umur tim nasional.

Nova menjelaskan bahwa latihan tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga melalui simulasi pertandingan dengan klub lokal. "Minggu lalu kami fokus pada attacking dan latihan bersama Persela, sedangkan minggu ini fokus defending dengan Persebaya," tambahnya.

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Photo :
  • ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

Evaluasi dan Rencana Pasca-Lebaran

Setelah sesi latihan terakhir menjelang Idulf Fitri, para pemain akan dipulangkan sementara ke klub masing-masing. Namun, Nova menegaskan bahwa perjuangan belum usai. TC tahap berikutnya dijadwalkan kembali bergulir pada 31 Maret di lokasi yang masih dalam pertimbangan.

Mantan bek tangguh Timnas Indonesia ini juga mengisyaratkan adanya perubahan komposisi pemain. "Setelah itu pasti ada promosi dan degradasi pemain," tutur Nova tegas.

Pemain Diaspora dan Target Pertandingan Internasional

Terkait penguatan skuad, Nova membuka pintu bagi pemain diaspora. Meski begitu, ia mengakui proses pemanggilan pemain yang berkarier di luar negeri membutuhkan waktu dan prosedur yang lebih kompleks dibandingkan pemain domestik.

Guna mematangkan mental dan jam terbang pemain sebelum terjun ke kualifikasi resmi, Nova menargetkan anak asuhnya menjalani sekitar 10 hingga 11 pertandingan internasional, termasuk partisipasi di ajang Piala AFF.

"Direncanakan ada sekitar 10 atau 11 pertandingan internasional agar pemain mendapatkan jam terbang sebelum masuk ke kualifikasi," pungkasnya.

Baca Juga :
Terpopuler: Jersey Baru Timnas Indonesia Banjir Kritik, Anak Emas Shin Tae-yong Dicoret John Herdman
Persiapan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Dari Skuad Gemuk hingga Skema Penerbangan Jay Idzes Cs
Penjelasan PSSI soal Teja Paku Alam Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KY Periksa Etik Dua Hakim PN Depok yang Terjaring OTT KPK
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Mau Danantara Setor Rp 800 Tiap Tahun, Cek Fakta Realisasi Dividen BUMN
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Luhut Sebut Iran Bangsa Kuat, Punya Drone yang Dioperasikan dari Bawah Laut
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Strategi Prabowo Jaga Defisit APBN 3%: Efisiensi Belanja dan Digitalisasi
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pimpin Baznas, Sodik Mudjahid Tekankan Keberlanjutan Program Zakat
• 12 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.