Bisnis.com, JAKARTA – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kesiapan aparat dalam mengamankan arus mudik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Menurut Listyo Sigit, Operasi Ketupat tahun ini mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dengan tujuan memastikan perjalanan masyarakat selama masa libur Lebaran berlangsung aman dan nyaman.
Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Sidang Kabinet Paripurna bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).
“Untuk pelayanan mudik tahun 2026 ini kami melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat dengan tema mudik aman keluarga bahagia,” ujar Kapolri.
Mobil Pribadi Masih Jadi Moda FavoritKapolri menyampaikan bahwa berdasarkan proyeksi pergerakan masyarakat, moda transportasi yang paling banyak dipilih pemudik masih didominasi kendaraan pribadi.
Urutan moda transportasi yang paling banyak digunakan adalah mobil pribadi, diikuti sepeda motor, bus, kereta api, kapal laut, dan pesawat.
Baca Juga
- Kapolri Ungkap Strategi Hadapi Puncak Mudik dan Balik Lebaran 2026
- Kiat Sederhana Menjaga Rumah Tetap Aman Ditinggal Mudik
- Bank Mandiri Jateng-DIY Sediakan Uang Tunai Rp1,4 Triliun Sambut Pemudik
Sementara itu, lima daerah asal pemudik terbanyak berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, serta Banten.
Adapun lima wilayah tujuan mudik terbanyak yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.
Target Pertahankan Kepuasan PublikKapolri mengatakan salah satu target utama penyelenggaraan Operasi Ketupat 2026 adalah mempertahankan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan mudik yang pada tahun sebelumnya mencapai 90,9 persen.
“Tentunya target kita adalah mempertahankan tingkat kepuasan masyarakat di tahun 2025 kemarin di mana 90,9 persen masyarakat puas dengan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan perjalanan masa libur,” kata Sigit.
Dia menambahkan, pemerintah menargetkan kepuasan publik tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada penyelenggaraan mudik tahun ini.
Libatkan 161.243 Personel GabunganUntuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, Polri mengerahkan sebanyak 161.243 personel gabungan yang berasal dari berbagai instansi terkait.
Personel tersebut akan bertugas mengamankan berbagai titik strategis yang berkaitan dengan aktivitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
“Untuk kegiatan Operasi Ketupat kali ini kita melibatkan 161.243 personel gabungan dengan seluruh stakeholder yang ada,” ujarnya.
Amankan Lebih dari 185.000 ObjekKapolri juga menjelaskan bahwa aparat akan melakukan pengamanan terhadap 185.608 objek yang tersebar di berbagai wilayah.
Objek tersebut mencakup masjid, lokasi pelaksanaan salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 2.746 posko pengamanan serta pos pelayanan terpadu untuk membantu masyarakat selama perjalanan mudik.
Di pos-pos tersebut disediakan fasilitas istirahat bagi pemudik, terutama yang melintasi jalur non-tol. Pos tersebut juga disiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat, termasuk potensi bencana.
“Kami juga mempersiapkan tim saat bencana di pos pelayanan dan pos terpadu,” ujar Listyo.





