Jakarta, ERANASIONAL.COM – Selebritas internet sekaligus kreator konten Elsa Japasal atau yang dikenal luas dengan nama Eca Aura mengungkap alasan di balik keputusannya merayakan ulang tahun dengan cara yang berbeda. Alih-alih menggelar pesta besar seperti yang umum dilakukan banyak figur publik, Eca memilih merayakan hari kelahirannya dengan mengunjungi sebuah yayasan yang membantu anak-anak yang sedang sakit.
Keputusan tersebut sebenarnya sudah ia lakukan saat merayakan ulang tahunnya yang ke-24 pada November 2025. Dalam sebuah kesempatan berbincang dengan awak media di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Eca menjelaskan bahwa keputusan tersebut muncul setelah ia merenungkan kembali cara dirinya merayakan ulang tahun pada tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Eca, pada tahun sebelumnya ia sempat mengadakan perayaan ulang tahun bersama teman-teman terdekat. Namun pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa pesta besar tidak selalu menjadi cara terbaik untuk merayakan momen spesial.
Ia mengaku bahwa menggelar pesta ulang tahun membutuhkan banyak persiapan yang justru membuatnya merasa lelah dan tertekan.
“Kalau bikin party itu capek banget, karena harus memikirkan banyak hal. Persiapannya panjang dan kadang malah jadi stres,” ujar Eca saat menceritakan pengalamannya.
Pengalaman tersebut membuatnya mulai berpikir untuk merayakan ulang tahun dengan cara yang lebih sederhana namun bermakna. Ia kemudian memutuskan untuk mengadakan pertemuan kecil bersama teman-teman dekat serta mengunjungi sebuah yayasan yang menampung anak-anak yang sedang menjalani pengobatan.
Menurut Eca, keputusan tersebut muncul dari keinginannya untuk memanfaatkan momen ulang tahun sebagai kesempatan berbagi kebahagiaan dengan orang lain.
“Daripada uangnya habis buat pesta, aku pikir kenapa nggak dipakai untuk sesuatu yang lebih berarti,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Eca tidak datang sendirian. Ia ditemani oleh penyanyi Yura Yunita bersama suaminya, Donne Maulana. Kehadiran keduanya membuat suasana kegiatan semakin hangat dan penuh kebersamaan.
Eca mengaku sangat bersyukur karena teman-temannya bersedia ikut serta dalam kegiatan tersebut. Baginya, dukungan dari orang-orang terdekat membuat momen ulang tahun itu terasa lebih berkesan dibandingkan sekadar pesta biasa.
Kegiatan yang dilakukan di yayasan tersebut juga memberikan pengalaman emosional yang tidak terlupakan. Eca mengatakan bahwa ia menghabiskan waktu dengan bermain serta berbincang bersama anak-anak yang tinggal di tempat tersebut.
Di sisi lain, Yura Yunita memilih berbincang dengan para ibu yang sedang mendampingi anak-anak mereka selama proses pengobatan.
“Di sana bukan cuma anak-anak, ada juga ibu-ibunya yang mendampingi. Jadi kami berbagi peran. Aku lebih banyak bermain dengan anak-anak, sementara Teh Yura ngobrol dengan ibu-ibunya,” tutur Eca.
Eca juga menjelaskan bahwa tempat yang ia kunjungi sebenarnya bukan panti asuhan seperti yang banyak dibayangkan orang. Yayasan tersebut memiliki fungsi yang berbeda karena lebih berfokus membantu keluarga yang sedang menghadapi masalah kesehatan anak.
Yayasan tersebut menyediakan rumah singgah bagi keluarga yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk berobat di Jakarta. Banyak di antara keluarga tersebut harus tinggal sementara di ibu kota karena anak mereka menjalani perawatan medis dalam jangka waktu lama.
Bagi sebagian keluarga, biaya hidup di Jakarta selama masa pengobatan menjadi beban yang tidak ringan. Karena itulah kehadiran rumah singgah sangat membantu mereka.
Eca menjelaskan bahwa yayasan tersebut tidak hanya menyediakan tempat tinggal sementara, tetapi juga membantu keluarga dalam proses pengobatan anak-anak mereka.
“Di sana ada rumah singgah untuk keluarga dari luar kota yang datang ke Jakarta untuk berobat. Mereka dibantu untuk tinggal sementara dan diarahkan ke rumah sakit untuk pengobatan anak-anak mereka,” kata Eca.
Menurutnya, pengalaman bertemu langsung dengan keluarga-keluarga tersebut memberikan perspektif baru mengenai kehidupan. Ia melihat secara langsung bagaimana para orang tua berjuang untuk kesembuhan anak-anak mereka.
Meski menghadapi situasi yang sulit, banyak dari mereka tetap menunjukkan semangat dan harapan yang kuat.
Hal itu membuat Eca merasa bahwa kehadirannya di sana, meskipun sederhana, bisa memberikan sedikit kebahagiaan bagi anak-anak dan keluarga yang sedang menjalani masa sulit.
Selama kegiatan berlangsung, Eca dan teman-temannya mengajak anak-anak bermain serta berbincang santai. Suasana yang awalnya terasa haru berubah menjadi penuh tawa ketika anak-anak mulai merasa nyaman.
Eca mengatakan bahwa interaksi tersebut justru menjadi hadiah ulang tahun yang paling berkesan baginya.
“Seru banget ngobrol sama mereka. Anak-anaknya juga ceria banget walaupun mereka lagi menjalani pengobatan,” ujarnya.
Bagi Eca, pengalaman tersebut juga menjadi pengingat untuk lebih bersyukur atas kehidupan yang ia jalani selama ini. Ia menyadari bahwa tidak semua orang memiliki kondisi hidup yang sama.
Karena itu, ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus ia lakukan di masa mendatang.
Fenomena selebritas yang memilih merayakan ulang tahun dengan kegiatan sosial sebenarnya semakin sering terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak figur publik yang mulai memanfaatkan momen ulang tahun sebagai kesempatan untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.
Menurut sejumlah pengamat sosial, langkah tersebut dapat memberikan dampak positif karena mampu menginspirasi penggemar untuk melakukan hal serupa.
Sebagai figur publik dengan pengikut yang cukup besar di media sosial, Eca Aura juga berharap bahwa pengalaman yang ia bagikan dapat mendorong lebih banyak orang untuk melakukan kegiatan sosial.
Ia menilai bahwa berbagi tidak selalu harus dilakukan dalam skala besar. Hal-hal kecil seperti meluangkan waktu untuk mengunjungi panti sosial atau yayasan juga dapat memberikan dampak berarti bagi orang lain.
Bagi Eca, keputusan merayakan ulang tahun di yayasan bukan hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan dan perhatian bagi mereka yang sedang membutuhkan dukungan.
Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari pesta atau kemewahan, tetapi juga dari momen sederhana ketika bisa berbagi dengan orang lain.
Ia pun berharap tradisi merayakan ulang tahun dengan kegiatan sosial dapat terus ia lakukan di masa depan, sehingga setiap pertambahan usia tidak hanya menjadi perayaan pribadi, tetapi juga kesempatan untuk memberi manfaat bagi orang lain.




