Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir

suara.com
6 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra mengutuk keras aksi teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS.
  • Yusril meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini hingga mengungkap aktor intelektual di baliknya.
  • Pemerintah menegaskan tidak akan mentolerir tindakan kekerasan apa pun terhadap aktivis atau masyarakat.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra merespons soal penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Aksi teror tidak bisa dibenarkan dalam keadaan apa pun.

“Menyerang aktivis demokrasi dan HAM, meskipun berbeda pendapat dengan mereka, tetap tidak dapat dibenarkan. Dalam demokrasi setiap orang hendaknya berpegang pada prinsip menghormati perbedaan dan keragaman karena semua berbuat untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi,” kata Yusril, dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026) malam.

Yusril meminta aparat penegak hukum, khususnya kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Bukan hanya menemukan pelaku dan motifnya, tetapi juga mengungkap siapa yang berada di balik peristiwa itu.

“Saya meminta aparat penegak hukum, khususnya Polri, memastikan pengusutan tuntas sampai ke aktor intelektual, bukan hanya pelaku penyerangan di lapangan,” tegasnya.

Yusril menilai, pola serangan yang terjadi menunjukkan indikasi adanya perencanaan yang terorganisir, sehingga proses penegakan hukum tidak boleh berhenti pada tingkat pelaku di lapangan.

“Pola serangan yang dilakukan tampaknya terencana dan terorganisir, sehingga pengungkapan peristiwa ini tidak boleh berhenti di tingkat eksekutor, tetapi juga harus mengungkap aktor intelektual di baliknya,” kata Yusril.

Ia menambahkan bahwa dirinya telah berkoordinasi langsung dengan aparat kepolisian terkait penanganan kasus tersebut.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya yang menangani kasus ini bersama Bareskrim Polri. Saat ini mereka masih melakukan pendalaman, sehingga belum dapat mengungkapkan apa pun kepada publik,” ujarnya.

Di sisi lain, Yusril juga mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian agar peristiwa tersebut dapat terungkap secara jelas dan objektif.

Baca Juga: YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan

“Saya mengajak masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan kepolisian agar masalah ini menjadi terang-benderang. Tindakan kekerasan seperti ini tidak boleh dibiarkan. Siapa pun dan apa pun motif pelakunya harus ditindak sesuai hukum yang berlaku,” ucapnya.

Yusril juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen yang tinggi dalam menjunjung hukum, demokrasi, dan hak asasi manusia. 

Sebabnya, pemerintah tidak akan pernah memberi toleransi terhadap tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun, baik terhadap aktivis maupun siapa saja, meskipun mereka berbeda pendapat atau bahkan berseberangan dengan pemerintah.

“Presiden tidak akan bertoleransi terhadap tindakan kekerasan kepada aktivis atau siapa pun juga,” pungkas Yusril.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hindari 4 Kebiasaan Ini Agar Berat Badan Tidak Melonjak Usai Lebaran
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ada Pertemuan Rahasia, Pemenang Ballon d’Or 2025 Ousmane Dembele Selangkah Lagi ke Manchester City!
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Yang Tersisa dari  Kejayaan Jalur Lama Solo-Surabaya
• 14 jam lalukompas.id
thumb
KPK segel dua ruangan di kompleks Sekretariat Daerah Cilacap
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Kopdes Merah Putih Bergerak, Hino Pasok 10.000 Truk Distribusi Desa
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.