Mahammad Fathali Duta Besar Iran untuk India, Jumat (13/3/2026) kemarin, mengatakan bahwa Iran akan mengizinkan kapal-kapal India beroprasi melewati Selat Hormuz dengan aman.
“Ya, Anda bisa melihatnya nanti, dan saya pikir setelah dua atau tiga jam. Karena kami percaya bahwa Iran dan India adalah teman,” katanya kepada RT India ketika ditanya tentang jalur pelayaran kapal-kapal India seperti dikutip Antara.
Di lain sisi, Narendra Modi Perdana Menteri India dan Masoud Pezeshkian Presiden Iran melakukan panggilan telepon untuk membahas cara-cara untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi
Menurut stasiun televisi News 18, India sedang bernegosiasi dengan Iran untuk memastikan jalur pelayaran yang aman bagi delapan kapal tanker lainnya.
Sementara itu, stasiun televisi India New Delhi Television Limited (NDTV) melaporkan bahwa setidaknya dua kapal tanker India, yakni Pushpak dan Parimal, telah melewati selat tersebut sejak kedua pejabat tinggi kedua negara membahas hal itu.
Untuk diketahui, pelayaran melalui Selat Hormuz hampir terhenti setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.
Sebagai informasi, selat ini merupakan jalur utama untuk memasok minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, yang mencakup sekitar 20 persen perdagangan global minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair.
India mengimpor lebih dari 60 persen LNG-nya, dengan sebagian besar berasal dari pemasok Teluk seperti Arab Saudi dan Qatar yang melewati Selat Hormuz.(ant/zan/bil/faz)




