Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Upaya membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi terus diperkuat melalui kerja sama lintas kementerian. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait sinergi tugas dan fungsi di bidang olahraga pendidikan dasar dan menengah di Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pemuda dan Olahraga beserta jajaran atas komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi sebelumnya antara kedua kementerian untuk meningkatkan prestasi olahraga di kalangan pelajar.
Abdul Mu’ti menilai kesepakatan tersebut menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat kerja sama strategis di bidang pembinaan olahraga di lingkungan pendidikan. Ia berharap berbagai program pengembangan olahraga bagi pelajar dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Selain mendorong prestasi, menurutnya olahraga juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter murid. Melalui aktivitas olahraga, nilai-nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, dan kebersamaan dapat ditanamkan sejak dini.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyambut baik kerja sama tersebut. Ia mengapresiasi langkah Kemendikdasmen yang tidak hanya mendorong prestasi akademik pelajar, tetapi juga memperhatikan kesehatan fisik serta pembinaan karakter melalui olahraga.
Erick menilai sinergi antara kedua kementerian sangat penting untuk memastikan pembinaan talenta olahraga pelajar berjalan lebih sistematis dan memiliki arah yang jelas. Menurutnya, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar di bidang olahraga yang perlu didukung melalui kebijakan dan program pembinaan yang berkelanjutan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti“Kami melihat talenta anak-anak Indonesia sangat besar. Dengan sinergi yang kuat, pembinaan olahraga pelajar dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan olahraga nasional,”kata Erick dalam keterangan tertulis, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ke depan, kedua kementerian akan menyelaraskan berbagai program pembinaan olahraga pelajar, termasuk penguatan jalur pembinaan atlet dari lingkungan sekolah serta penataan kompetisi olahraga antar pelajar agar lebih efektif.
Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap pembinaan olahraga sejak usia sekolah dapat semakin kuat sekaligus mendukung lahirnya generasi muda Indonesia yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.
Editor: Redaksi TVRINews





