BOGOR, KOMPAS.TV - Kawasan wisata Puncak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali diprediksi menjadi salah satu titik kemacetan saat musim mudik Lebaran 2026.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kepolisian menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah sepenggal atau buka tutup jalur di sejumlah titik rawan macet.
Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor menyiapkan langkah tersebut guna menjaga kelancaran arus kendaraan yang menuju kawasan Puncak selama periode mudik dan libur Lebaran.
Baca Juga: Mudik Lebaran, 28.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol MBZ pada Sabtu (14/3/2026)
Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto Azhari mengatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan jika antrean kendaraan di titik tertentu mulai memanjang.
"Kalau sudah terjadi pelambatan arus dan antrean mencapai satu sampai satu setengah kilometer, maka kami akan laksanakan CB one way sepenggal atau buka tutup sepenggal," kata Ardian di Pos Terpadu Simpang Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/3/2026) dikutip dari Antara.
Menurut dia, sistem tersebut hanya akan diberlakukan pada titik-titik tertentu yang mengalami kepadatan lalu lintas di jalur Puncak.
Enam Titik Rawan Macet di Jalur PuncakKepolisian telah memetakan sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan selama masa mudik Lebaran.
Ada enam titik yang menjadi perhatian polisi karena kerap terjadi kemacetan, yaitu Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Lokawiratama, Jatiwangi, dan Gunung Mas.
Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah sepenggal akan difokuskan di titik-titik tersebut untuk mengurai antrean kendaraan.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- jalur puncak mudik lebaran 2026
- rekayasa lalu lintas puncak
- polisi bogor jalur puncak
- one way puncak lebaran
- titik macet jalur puncak
- arus mudik puncak bogor




