Investasi Industri RI Masih Menarik, SSIA Optimistis Kejar Pertumbuhan

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jawa Barat masih mendominasi sebagai destinasi utama Penanaman Modal Asing (PMA/FDI).

Investasi Industri RI Masih Menarik, SSIA Optimistis Kejar Pertumbuhan (Foto: dok SSIA)

IDXChannel - PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta), anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) optimistis terhadap pertumbuhan sektor manufaktur nasional seiring dengan masih tingginya minat investor yang ingin menanamkan modal di Tanah Air.

"Berdasarkan kunjungan bisnis kami ke Hong Kong awal Maret ini, investor antusias melihat Indonesia sebagai destinasi ekspansi mereka di Asia Tenggara. Kami melihat adanya pergeseran minat ke arah industri bernilai tambah tinggi yang membutuhkan kepastian infrastruktur," ujar  General Manager Sales & Tenant Relation Suryacipta Binawati Dewi, di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga:
SSIA Alihkan Saham Batiqa Hotel ke Anak Usaha, Nilainya Rp2,5 Miliar 

Dewi mengungkapkan, Jawa Barat masih mendominasi sebagai destinasi utama Penanaman Modal Asing (PMA/FDI). Tren FDI tersebut terimplementasi dalam operasional kedua kawasan industri perusahaan, yakni Suryacipta City of Industry dan Subang Smartpolitan.

Di Karawang, Suryacipta City of Industry terus menunjukkan performa stabil dalam mendukung produktivitas para penyewa (tenant).

Baca Juga:
Apa Bisnis SSIA? Simak Daftar Proyek Properti dan Pemegang Saham Mayoritasnya

“Saat ini, Suryacipta City of Industry Karawang telah memasuki fase maturitas dengan ketersediaan lahan industri yang kini tersisa kurang dari 10 hektar. Hal ini menunjukkan tingginya serapan pasar dan kepercayaan investor untuk terus beroperasi di kawasan kami,” kata Dewi.

Dewi menjelaskan, saat ini fokus utama pertumbuhan Suryacipta kini tertuju pada Subang Smartpolitan. Kawasan ini telah menjadi rumah bagi tenant internasional, salah satunya merupakan manufaktur kendaraan listrik (EV) global.

Baca Juga:
Surya Semesta (SSIA) Kantongi Laba Rp6,5 Miliar hingga Kuartal III, Turun 97 Persen

Kawasan Subang Smartpolitan turut mendapatkan manfaat langsung dari Proyek Strategis Nasional (PSN), khususnya Tol Akses Patimban yang akan memiliki pintu keluar tol langsung ke dalam Subang Smartpolitan.

Menurutnya, konektivitas ke kawasan industri membuat minat investor dari Korea Selatan, China, serta perusahaan domestik Indonesia semakin tinggi.

Baca Juga:
Prospek Menarik SSIA, Didukung Ekspansi BYD dan Investasi Konglomerat

"Kalau datang langsung ke sana kelihatan sekali progresnya. Bangunannya sudah jadi, bahkan kantor juga sudah berdiri tinggi," ujarnya.

Selain sektor otomotif, minat terhadap kawasan Subang Smartpolitan juga datang dari berbagai sektor lain seperti garmen, komponen sepatu, metal, hingga pusat data (data center). 

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengerikan! Detik-Detik Angkot Tabrak dan Lindas Pemotor Pasutri di Sukabumi Terekam CCTV
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Awas bahaya penyalahgunaan obat keras tramadol
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Gelar OTT di Cilacap, Tangkap 27 Orang Termasuk Bupati
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Polda Metro Usut Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
• 21 jam laludetik.com
thumb
Batu Bara Kembali Menjadi Primadona di Tengah Goncangan Geopolitik Global
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.