Fokus ke Super League: Dewa United Harus Bangkit Lawan Persija Usai Kandas di Kancah Asia

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Tangerang, VIVA – Langkah Dewa United Banten FC di ajang AFC Challenge League terhenti di babak perempat final. Tim asuhan Jan Olde Riekerink harus merelakan tiket semifinal setelah kalah agregat 2-3 dari wakil Filipina, Manila Digger.

Setelah menelan kekalahan 0-1 pada leg pertama di Filipina, Dewa United hanya mampu bermain imbang 2-2 pada leg kedua yang digelar di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Kamis lalu. Dua gol dari Damion Lowe belum cukup untuk membalikkan keadaan setelah tim tamu sempat unggul lebih dulu melalui aksi Pa Ousman Gai dan Modou Joof.

Baca Juga :
Filosofi 'Menuju Tim Utama' Berhasil, Persija Jakarta Rajai Pemanggilan Pemain Timnas Indonesia
Langkah Persija Makin Kuat Menuju Perburuan Gelar Juara Super League

Faktor Koneksi Pemain Afrika di Skuad Lawan

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengungkapkan bahwa komposisi pemain Manila Digger menjadi tantangan tersendiri. Skuad lawan menurunkan sembilan pemain asal Afrika, di mana tujuh di antaranya berasal dari Gambia.

“Saya pernah bekerja selama dua tahun di Afrika, jadi saya cukup memahami karakter permainan seperti itu. Mereka mengandalkan kekuatan fisik serta permainan oportunis,” ujar pelatih asal Belanda tersebut dilansir situs resmi I.League.

Menurutnya, kesamaan latar belakang benua membuat koneksi antarpemain Manila Digger sangat solid.

Absennya Alex Martins Jadi Kendala Utama

Kekuatan lini serang Dewa United juga pincang dalam laga krusial ini. Striker andalan, Alex Martins, terpaksa absen karena cedera. Hal ini memaksa Jan Olde melakukan eksperimen dengan menempatkan Vico Duarte di posisi penyerang.

“Kami sedikit tidak beruntung karena Alex Martins mengalami cedera. Saat itu kami tidak memiliki pemain lain yang benar-benar bisa menggantikan posisinya,” tambahnya.

Perubahan taktik baru terlihat efektif di babak kedua setelah masuknya Egy Maulana Vikri. Kehadiran Egy memberikan kreativitas baru yang berbuah assist untuk gol Damion Lowe. Sayangnya, dua gol penyeimbang tersebut belum mampu meloloskan "Banten Warriors" ke babak berikutnya.

Segera Alihkan Fokus ke Persija Jakarta

Dewa United tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kegagalan ini. Fokus tim kini harus segera dialihkan ke kompetisi domestik, Super League.

Mereka dijadwalkan akan melakoni laga berat bertajuk derby melawan Persija Jakarta pada Minggu, 15 Maret 2026. Pertandingan tersebut akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pukul 20.30 WIB. Kemenangan atas Persija menjadi harga mati bagi Dewa United untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.

Baca Juga :
Respons Persija soal Sebutan Anak Papa dan APBD FC
Tertinggal 6 Poin dari Persib, Persija Ogah Menyerah
Terpopuler: Elkan Baggott dan Ezra Walian Comeback, 6 Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Legislator Komisi III Minta Polisi Ungkap Motif Teror terhadap Aktivis KontraS
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Jangan Asal Timbun Makanan di Kulkas Saat Mudik, Ini Dampaknya untuk Kesehatan
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Apakah Kita Harus Menangis saat Berduka? Ini Penjelasan Psikolog
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Tegaskan Semua Kekayaan Alam Milik Bangsa, Bukan Pengusaha!
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Helikopter Ambulans Udara Disiagakan di GT Kalikangkung selama Mudik Lebaran
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.