BEKASI, DISWAY.ID-- Masalah klasik jalan rusak di Kota Bekasi kembali menjadi sorotan tajam seiring mendekatnya arus mudik Lebaran 2026.
Kondisi infrastruktur yang compang-camping, mulai dari lubang menganga hingga jalan bergelombang, dinilai menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga dan pemudik yang akan melintasi "Kota Patriot".
Kerusakan ini terpantau merata di berbagai ruas, baik jalan protokol maupun jalan lingkungan.
BACA JUGA:Rayakan Ulang Tahun Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil Gratis Untuk Masyarakat
Situasi kian pelik akibat guyuran hujan yang membuat lubang-lubang jalan tertutup genangan, bak "jebakan betmen" yang sangat membahayakan pengendara, khususnya roda dua.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, merespons keras kondisi ini. Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk melakukan langkah taktis dan cepat melakukan perbaikan sebelum puncak arus mudik dimulai.
“Kita tidak ingin ada korban hanya karena jalan berlubang atau rusak. Apalagi ini menjelang mudik, mobilitas kendaraan pasti meningkat drastis. Faktor keamanan tidak boleh diabaikan,” tegas Sardi dalam keterangannya, Sabtu (14/3).
Sardi menekankan bahwa ruas jalan utama yang menjadi nadi perjalanan jarak jauh harus menjadi prioritas utama pembenahan.
Tingginya volume kendaraan bertonase besar serta faktor usia teknis jalan disinyalir menjadi penyebab utama penurunan kualitas aspal yang terjadi secara masif.
Menurutnya, perbaikan yang dilakukan tidak boleh hanya sekadar "tambal sulam" yang sifatnya sementara.
BACA JUGA:ASN Kota Bekasi Diultimatum Tri Adhianto: Jangan Coba-Coba Berani Bolos!
Beberapa titik krusial justru memerlukan rekonstruksi menyeluruh agar kerusakan tidak berulang dalam hitungan minggu.
Selain faktor beban kendaraan, Sardi menyoroti buruknya sistem drainase yang mempercepat kehancuran permukaan jalan.
Genangan air yang tidak mengalir sempurna saat hujan turun menjadi musuh utama aspal.
“Banyak jalan rusak karena curah hujan tinggi. Kalau dibiarkan, ini bisa fatal. Jangan sampai warga terjatuh karena lubang yang tertutup air,” imbuhnya.
- 1
- 2
- »





