Perbandingan Biaya Mudik: Mobil Listrik vs Bensin, Siapa Lebih Irit?

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Karawang, VIVA - Perjalanan mudik jarak jauh identik dengan biaya operasional kendaraan yang tidak sedikit, terutama untuk konsumsi bahan bakar. Namun, kehadiran kendaraan listrik mulai menawarkan alternatif yang lebih efisien dari sisi biaya perjalanan.

PT BYD Motor Indonesia menyebutkan bahwa mobil listrik berpotensi memberikan penghematan signifikan dibandingkan kendaraan bermesin konvensional, khususnya untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran.

Baca Juga :
Pos Terpadu Simpang Gadog Hadirkan Konsep Istana Aladin, Fasilitas Lengkap untuk Pemudik Jalur Puncak
Honda Kirim Ribuan Pemudik dan Motor ke Kampung Halaman

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan, mengatakan bahwa efisiensi biaya menjadi salah satu alasan semakin banyak masyarakat mulai mempertimbangkan kendaraan listrik untuk perjalanan antarkota.

Menurut dia, perbandingan biaya tersebut dapat dilihat melalui simulasi perjalanan Jakarta menuju Surabaya dengan jarak sekitar 800 kilometer.

“Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan secara mandiri, jika menggunakan kendaraan konvensional dengan konsumsi bahan bakar sekitar 18 kilometer per liter, maka untuk perjalanan sekitar 800 kilometer dibutuhkan sekitar 44,5 liter bahan bakar,” ujar Luther.

Dengan asumsi harga bahan bakar saat ini, kebutuhan tersebut membuat biaya perjalanan diperkirakan mencapai lebih dari Rp450.000.

Sebaliknya, jika menggunakan kendaraan listrik, biaya perjalanan bisa jauh lebih rendah. Dalam simulasi yang dilakukan menggunakan salah satu model BYD, yaitu BYD M6, konsumsi energi rata-rata kendaraan listrik diperkirakan sekitar 8 kilometer per kWh.

Dengan tingkat efisiensi tersebut, perjalanan sejauh 800 kilometer hanya membutuhkan sekitar 100 kWh energi listrik.

“Dengan perhitungan tersebut, biaya yang dibutuhkan untuk perjalanan yang sama diperkirakan sekitar Rp263.000,” kata Luther.

Perbandingan tersebut menunjukkan adanya potensi penghematan yang cukup signifikan ketika menggunakan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh.

“Secara angka kita melihat adanya potensi penghematan lebih dari 40 persen saat menggunakan EV dibandingkan mobil konvensional,” ujar dia.

Selain faktor biaya, Luther menilai meningkatnya penggunaan kendaraan listrik untuk perjalanan mudik juga dipengaruhi oleh semakin baiknya performa kendaraan listrik serta berkembangnya infrastruktur pendukung.

Menurut dia, agar kendaraan listrik dapat digunakan secara optimal untuk perjalanan jarak jauh, terdapat beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan.

“Untuk mendukung perjalanan jarak jauh menggunakan EV, ada tiga elemen penting yang diperlukan, yaitu performa dan daya tahan kendaraan, ketersediaan infrastruktur, serta ekosistem pendukung yang kuat,” tutur dia.

Baca Juga :
Sesuaikan dengan Kapasitas Baterai Kendaraan, Ini Perbedaan Tipe EV Charger
Polisi Minta Pemudik Utamakan Keselamatan, Tak Bawa Barang hingga Overload
KPK Larang Kendaraan Dinas Dipakai Mudik Lebaran, Lapor Jika Ditemukan di Jalan!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Segel SPBU di Jember, Diduga Terlibat Penyalahgunaan BBM Subsidi
• 6 jam lalurealita.co
thumb
CBDK Cetak Laba Bersih Rp1,36 Triliun Sepanjang 2025, Melonjak 48 Persen
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Link Live Streaming Chelsea Vs Newcastle, Mulai Dini Hari Nanti Jam 00.30 WIB
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Pigai Kecam Kekerasan terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Waka Komisi XII DPR Ajak Warga Lapor Penyalahgunaan BBM Subsidi: Viralkan
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.