Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (14/3) mengatakan negaranya siap memfasilitasi perundingan gencatan senjata Israel-Lebanon di Paris.
Pernyataan itu disampaikan Macron melalui unggahannya di platform X. Macron menyebut ia telah bertemu para petinggi Lebanon pada Jumat (13/3).
“Kemarin saya bertemu Presiden Aoun, Perdana Menteri Salam, dan Ketua Parlemen Berri,” tulisnya.
Menurut Macron, kepemimpinan Lebanon terbuka untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Israel guna meredakan ketegangan di kawasan.
Ia pun mendesak Israel untuk memanfaatkan kesempatan tersebut agar dialog bisa segera dimulai.
“Saya menyerukan kepada Israel untuk memanfaatkan kesempatan ini guna meluncurkan diskusi gencatan senjata, menemukan solusi yang berkelanjutan, dan memungkinkan otoritas Lebanon menjalankan komitmennya bagi kedaulatan Lebanon,” tulis Macron.
Macron juga meminta Israel menghentikan ofensif militernya, sementara kelompok Hezbollah diminta menghentikan serangan mereka.
“Segala upaya harus dilakukan untuk menghentikan Lebanon jatuh ke dalam kekacauan,” kata Macron.
Ketegangan di Lebanon meningkat dalam beberapa waktu terakhir setelah Israel melancarkan serangan di wilayah Lebanon selatan yang diklaim menargetkan posisi kelompok Hezbollah.
Serangan dan saling balas tembakan di perbatasan kedua pihak memicu kekhawatiran konflik lebih luas di kawasan.





