Dokter Piprim Dipecat karena Tolak Kolegium Menkes: Harus Tetap Independen

genpi.co
3 minggu lalu
Cover Berita

GenPI.co - Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso SpA dipecat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) karena menolak keberadaan kolegium bentukan Menteri Kesehatan.

Dokter spesialis anak ini bersikeras mempertahankan independensi kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia.

“Saya diberi tahu, kalau saya tidak mau kooperatif dengan kolegium bentukan Menkes, saya akan dimutasi,” kata dokter Piprim, dalam akun Instagram-nya @dr.piprim, dikutip Senin (16/2).

Dr Piprim yang bertugas di Rumah Sakit Cipto Mangunkusuma (RSCM) ini mengungkapkan dirinya menerima tekanan jauh sebelum akhirnya dipecat.

Dia menyebut  sikap penolakan itu bukan semata-mata pilihan pribadi, melainkan bentuk ketaatan terhadap amanah Kongres Nasional Ilmu Kesehatan Anak di Semarang.

Dalam kongres tersebut, menegaskan bahwa kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia harus tetap berdiri secara independen, tidak berada di bawah kendali Menkes.

Dia bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) serta sejumlah guru besar memperjuangkan agar kolegium profesi tetap berada di luar struktur kementerian.

Hal ini demi menjaga independensi profesi dan standar keilmuan.

“Perjuangan kami bahkan dibenarkan Mahkamah Konstitusi, yang memutuskan bahwa kolegium harus independen,” tegas dia.

Ironisnya, menurut dokter Piprim perjuangan tersebut justru berujung pada mutasi paksa yang dinilai tidak sesuai dengan asas meritokrasi sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“Karena saya menolak mutasi yang tidak sesuai asas meritokrasi ASN, saya dipecat oleh Menteri Kesehatan,” beber dia.(*)

Simak video berikut ini:


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Banten Gelar Pasukan Operasi Ketupat, 3.972 Personel Disiagakan
• 23 jam laludetik.com
thumb
Keceriaan Anak Yatim Berburu Kebutuhan Lebaran di Pasar Aceh
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
KPK resmi tahan mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Bandara Batam proyeksi 280 ribu penumpang saat Angkutan Lebaran 2026
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Bali Siap Bangun PSEL, Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik Ditargetkan Diluncurkan 6 April 2026
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.