MALANG (Realita) – Pemerintah Kota Malang meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang dalam acara awarding lomba desain logo yang digelar di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, Selasa (11/3). Pada kesempatan tersebut juga diumumkan sekaligus diberikan penghargaan kepada para pemenang lomba desain logo.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa logo HUT ke-112 Kota Malang tidak sekadar menjadi simbol perayaan tahunan, tetapi juga mengandung makna filosofis yang menggambarkan perjalanan panjang kota tersebut.
Baca juga: Jelang Lebaran, Wali Kota Malang Imbau Warga Tak Borong Bahan Pokok
Menurutnya, penentuan desain logo melalui proses yang cukup panjang dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari sejumlah pihak agar dapat merepresentasikan identitas Kota Malang.
“Prosesnya tidak sebentar. Banyak masukan dari berbagai pihak hingga akhirnya hari ini kita bisa menetapkan logo HUT ke-112 Kota Malang yang memiliki makna dan cerita,” ujar Wahyu.
Ia menjelaskan, setiap unsur visual dalam logo memiliki filosofi tersendiri, mulai dari garis desain, warna hingga bentuk huruf yang digunakan. Seluruh elemen tersebut menggambarkan dinamika perkembangan Kota Malang selama lebih dari satu abad.
Wahyu menambahkan, perjalanan sejarah Kota Malang yang panjang, termasuk masa kolonial hingga era modern saat ini, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari identitas kota.
“Kota Malang sudah melalui berbagai fase sejarah. Bahkan wali kota pertama berasal dari Belanda pada masa kolonial. Artinya kota ini sudah melewati berbagai era perjalanan,” katanya.
Menurutnya, perjalanan sejarah tersebut juga menjadi refleksi bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus bergerak menghadapi berbagai tantangan pembangunan kota.
Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Malang berkomitmen menyelesaikan sejumlah persoalan perkotaan yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah.
“Kami bersama Wakil Wali Kota memiliki target untuk menuntaskan berbagai persoalan kota. Kota ini harus terus bergerak agar permasalahan yang ada bisa diselesaikan,” tegasnya.
Dalam peringatan HUT ke-112 Kota Malang, Pemkot juga mengusung semangat menjadikan Kota Malang sebagai kota yang berkelas sesuai visi pembangunan daerah.
Baca juga: Wali Kota Wahyu Hidayat Antar Kota Malang Raih Skor 71,45, Masuk 7 Besar Nasional Pengelolaan Sampah
“Berkelas ini sesuai visi kami, bagaimana Kota Malang menjadi kota yang maju, berkualitas, dan memiliki daya saing,” tambah Wahyu.
Secara desain, logo HUT ke-112 Kota Malang mengambil inspirasi dari berbagai elemen identitas kota, termasuk penggunaan warna biru yang selama ini menjadi ciri khas Kota Malang.
Selain itu, unsur visual juga terinspirasi dari simbol pada logo resmi Kota Malang, seperti bunga teratai dan singa yang telah lama menjadi bagian dari identitas daerah.
Konsep geometris dalam desain logo juga diambil dari tanggal kelahiran Kota Malang, yakni 1 April 1914. Pendekatan tersebut kemudian diterjemahkan dalam sudut desain yang menjadi dasar pembentukan komposisi visual logo.
Tak hanya itu, elemen visual yang menyerupai air mancur dan amphitheater pada revitalisasi Alun-Alun Merdeka turut menjadi inspirasi dalam desain logo sebagai simbol perkembangan kota.
Elemen tersebut menggambarkan transformasi Kota Malang yang terus berkembang serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Baca juga: Wali Kota Malang Pantau Harga Bapok, Pemkot Waspadai Kenaikan Ayam Jelang Ramadan
Pada kesempatan itu, Wahyu juga meminta seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan untuk segera menyosialisasikan logo HUT ke-112 Kota Malang kepada masyarakat.
Ia menginstruksikan agar logo dan slogan HUT Kota Malang dipasang di berbagai kantor pemerintahan hingga sekolah-sekolah sebagai bagian dari sosialisasi.
“Mulai besok camat, lurah hingga Dinas Pendidikan kami minta memasang slogan dan logo HUT Kota Malang sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Pemkot Malang berharap masyarakat dapat ikut merasakan semangat peringatan HUT ke-112 sekaligus memahami filosofi yang terkandung dalam logo tersebut.
“Harapannya masyarakat juga memahami makna dari logo ini, karena di dalamnya ada cerita perjalanan Kota Malang sekaligus harapan untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (mad)
Editor : Redaksi





