Mobil China Makin Laris di Indonesia, BYD Sukses Jual 10 Ribu Unit dan Jaecoo Makin Melonjak di Awal 2026

wartaekonomi.co.id
22 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pabrikan otomotif asal China semakin menunjukkan pengaruh besar di pasar kendaraan listrik Indonesia pada awal 2026.

Dua jagoan asal Negeri Tirai Bambu, BYD dan Jaecoo tercatat memimpin penjualan mobil asal China sekaligus segmen kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) selama dua bulan pertama tahun 2026.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), BYD membukukan lebih dari 10.000 unit penjualan grosir pada Januari–Februari 2026. Angka tersebut sudah termasuk kontribusi dari submerek premiumnya, Denza.

Sementara itu, Jaecoo, yang baru sekitar satu tahun beroperasi di Indonesia mencatatkan penjualan lebih dari 5.000 unit pada periode yang sama.

Pencapaian tersebut membuat kedua merek tersebut masuk dalam daftar sepuluh merek mobil terlaris di Indonesia pada awal 2026.

Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menilai awal tahun ini menjadi momentum penting bagi perkembangan kendaraan listrik di pasar domestik.

"Awal tahun 2026 menjadi fase penting bagi perkembangan NEV di Indonesia. Pertumbuhan yang terlihat dalam dua bulan pertama menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin dipercaya sebagai bagian dari solusi mobilitas masa depan," kata Eagle Zhao dalam keterangan resmi.

Untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, BYD juga memperkenalkan sejumlah inovasi teknologi baru.

Salah satunya adalah generasi terbaru baterai Blade Battery generasi kedua yang diklaim memiliki peningkatan dari sisi keselamatan, efisiensi, dan daya tahan.

Selain itu, BYD juga memperkenalkan teknologi flash charging, yaitu sistem pengisian daya super cepat yang memungkinkan baterai terisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar lima menit.

Teknologi ini dinilai penting karena kecepatan pengisian daya masih menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen Indonesia dalam beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke mobil listrik.

Sementara itu dari Jaecoo, kendaraan listrik juga menjadi penopang utama penjualan kendaraannya di Indonesia. Sekitar 97 persen dari total penjualan grosir merek tersebut berasal dari model kendaraan listrik.

Berkat kontribusi tersebut, Jaecoo mampu mempertahankan posisinya dalam daftar sepuluh merek mobil terlaris di Indonesia selama dua bulan berturut-turut, meski statusnya masih tergolong sebagai pemain baru di pasar otomotif nasional.

Sebagai bagian dari strategi ekspansi jangka panjang, Jaecoo juga berencana memperluas jaringan distribusinya di Indonesia dengan menambah hingga 80 dealer di berbagai kota hingga akhir 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Diduga Serang Enam Kapal Tanker di Selat Hormuz
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Komisi VIII Komitmen Percepat Bahasan RUU Pengelolaan Keuangan Haji
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Polda Sumsel Tangkap 3 Pengedar Narkoba, 26 Paket Sabu Siap Edar Disita
• 18 jam laludetik.com
thumb
Hong Kong Gagas Program Nasional AI for All, Bangun Talenta AI
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Momen Ramadan, Gibran Beri Maaf Rismon Sianipar Soal Kasus Ijazah Jokowi
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.