Tim sepak bola nasional Iran menyatakan mundur dari partisipasinya di Piala Dunia 2026. Hal tersebut disampaikan Ahmad Doyanmali Menteri Olahraga Iran pada Rabu (11/3/2026).
“Mengingat rezim korup Amerika Serikat telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apapun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ucap Doyanmali.
Selain alasan tersebut, Doyanmali juga mempertimbangkan keselamatan seluruh anggota tim di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang masih belum reda.
“Orang-orang kami tidak aman, dan secara fundamental, kondisi untuk berpartisipasi tidak ada. Mengingat tindakan jahat yang mereka lakukan terhadap Iran,” tuturnya, dilansir dari Antara.
Sebelum mengambil keputusan ini, Iran berada di Grup G Piala Dunia 2026 dengan Timnas Belgia, Timnas Mesir, dan Timnas Selandia Baru yang pertandingannya digelar di Amerika Serikat.
“Mereka telah memaksa dua perang terhadap kami dalam delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta mengorbankan ribuan rakyat kami. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran semacam itu,” ujar Doyanmali.
Sebelumnya Gianni Infantino Presiden FIFA telah memastikan keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat telah disetujui oleh Donald Trump Presiden AS.
“Selama pembicaraan, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat. Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang sekarang lebih dari sebelumnya,” katanya.(ant/vve/kir/ipg)




