Gunung Semeru 4 Kali Erupsi, Tinggi Letusan Capai 600 Meter

detik.com
21 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami empat kali erupsi. Tinggi letusan mencapai 600 meter di atas puncak.

Dilansir kantor berita Antara, Kamis (12/3/2026), erupsi pertama terjadi pada pukul 00.27 WIB dengan visual letusan tidak teramati. Kemudian pukul 00.31 WIB terjadi erupsi lagi dengan visual letusan tidak teramati.

"Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 05.28 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 4.276 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Baca juga: BGN Setop Sementara Operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya

Liswanto mengatakan, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Lalu pada pukul 05.46 WIB Semeru kembali erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 300 meter di atas puncak (3.976 mdpl).

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara," tuturnya.

Liswanto menjelaskan Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," katanya.

Baca juga: Lecehkan Atletnya, Pelatih Bela Diri KONI Jatim Jadi Tersangka




(whn/zap)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi VIII DPR Kebut Pembahasan RUU Pengelolaan Keuangan Haji
• 9 jam laludetik.com
thumb
Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas
• 13 menit lalujpnn.com
thumb
Geruduk Gedung Sate Temui Dedi Mulyadi, Ibu-ibu Beberkan Penyebab Awal Pencabutan Izin SMK IDN Bogor
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Pelatih PSIM Doakan Cahya Supriadi Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
• 12 jam lalubola.com
thumb
Video: THR Datang, Pajak Menyusul
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.