JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menyiapkan ambulans udara sebagai bagian dari dukungan pengamanan dan pelayanan medis selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan respons cepat apabila terjadi kecelakaan atau kondisi darurat di jalur perjalanan pemudik.
Kepala Baharkam Polri Komjen Pol. Karyoto mengatakan saat ini dua unit ambulans udara ditempatkan di wilayah Pulau Jawa yang menjadi pusat mobilitas pemudik setiap tahun.
“Secara khusus, kami dari Baharkam Polri membuat dua ambulans udara yang digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi insiden dalam perjalanan mudik. Namun, ini baru ditempatkan di Pulau Jawa,” kata Karyoto dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026) dikutip Antara.
Ambulans udara tersebut merupakan bagian dari dukungan operasional Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, Polri Siagakan Nomor Hotline 110
Helikopter yang digunakan dilengkapi dengan fasilitas medis udara serta standar keselamatan penerbangan.
“Beberapa helikopter ambulans udara di antaranya menggunakan helikopter jenis NBO-105 dan NBO-105 P-115, mampu mengangkut dua korban sekaligus serta dilengkapi dengan standar keselamatan penerbangan dan peralatan medis udara,” kata Karyoto.
Helikopter tersebut akan digunakan untuk evakuasi korban kecelakaan atau kondisi darurat lainnya selama masa mudik Lebaran.
Siaga di Rest Area Jalur Padat Pemudik
Untuk mempercepat respons jika terjadi insiden, Baharkam Polri menempatkan ambulans udara di titik-titik strategis jalur mudik.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- ambulans udara polri
- baharkam polri
- operasi ketupat 2026
- helikopter medis polri
- pengamanan mudik lebaran
- evakuasi darurat mudik





