Kemendes PDT Ingatkan Pemerintah Desa Kelola Dana Desa Secara Transparan dan Berorientasi pada Kesejahteraan

pantau.com
16 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta seluruh pemerintah desa mengelola dana desa secara bijak, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Dicky Yosepial, dalam kegiatan Sosialisasi Sinergitas Koperasi Desa Merah Putih dan BUMDes dalam Penggunaan Dana Desa yang diikuti secara daring di Jakarta.

Menurut Dicky, pengelolaan dana desa secara transparan sangat penting karena dana tersebut merupakan amanah dari negara yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan desa.

Ia mengatakan, "Dana yang dipercayakan oleh negara kepada desa pada hakikatnya bukan sekadar angka yang ada di dalam dokumen anggaran, melainkan juga amanah besar yang harus dikelola dengan bijak, transparan, dan berprioritas pada kesejahteraan masyarakat".

Desa Memiliki Peran Strategis dalam Pembangunan Nasional

Dicky menjelaskan bahwa desa saat ini memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.

Ia menilai desa tidak hanya menjadi wilayah tempat tinggal masyarakat, tetapi juga menjadi ruang berkembangnya perekonomian rakyat dan fondasi masa depan bangsa.

Ia mengatakan, "Desa hari ini bukan lagi sekadar ruang geografis tempat kita tinggal, melainkan telah menjadi ruang tumbuh bagi harapan, ruang berkembangnya ekonomi rakyat, serta fondasi masa depan bangsa".

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antarunsur di tingkat desa agar setiap kebijakan dan penggunaan dana desa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pembangunan Desa Dapat Dimulai dari Langkah Sederhana

Menurut Dicky, pembangunan desa tidak selalu harus dimulai dari program yang besar dan kompleks.

Ia menyatakan bahwa perubahan besar di desa sering kali dimulai dari langkah sederhana seperti kemauan untuk belajar dan bekerja sama.

Ia mengatakan, "Seringkali kita memandang pembangunan sebagai sesuatu yang besar dan kompleks, namun sesungguhnya perubahan besar di desa hampir selalu dimulai dari hal yang sederhana, seperti kemauan untuk belajar, keberanian untuk berkolaborasi, dan ketulusan untuk bekerja bagi masyarakat".

Ke depan, ia berharap seluruh pemangku kepentingan di desa dapat menjaga komitmen dalam mengelola dana desa secara akuntabel.

Pengelolaan dana desa yang baik diharapkan dapat memperkuat perekonomian desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Samsat Keliling di Jadetabek Kamis 12 Maret 2026: Tersedia 14 Titik Layanan, Buka hingga Sore
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Berani Lawan Prabowo, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: 1 Tahun Daya Rusaknya Parah, Jangan Biarkan Sampai 5 Tahun
• 31 menit laludisway.id
thumb
Pelatih Dewa United Ingin Timnya Punya Mentalitas seperti Liverpool
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Ini Daftar Pemain Kejutan Timnas Indonesia FIFA Series-Dunia Olahraga
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gus Yaqut Datang ke KPK, Penuhi Panggilan sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
• 17 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.