Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan, Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Transformasi TLKM 30 merupakan agenda reformasi menyeluruh yang dijalankan Telkom sebagai upaya untuk terus memperkuat fundamental bisnis. Tahun 2026 menjadi momentum eksekusi bagi Telkom dalam membuktikan implementasi strategi tersebut, yang mencakup penataan portofolio bisnis, penguatan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), restrukturisasi dan streamlining anak usaha, serta pembentukan strategic holding guna mendorong operational excellence dan unlocking value dari aset yang dimiliki TelkomGroup.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Dian Siswarini pada agenda TelkomGroup Business Update yang diselenggarakan di Jakarta, pada Jumat (6/3).

Baca Juga :
Perluas Akses Asuransi Masyarakat, Jasindo Tingkatkan Kolaborasi Lintas Sektor
Telkom Indonesia Bakal Pangkas Anak Usaha dari 60 jadi 14 Entitas

Turut hadir pada kegiatan tersebut Direktur Legal & Compliance Telkom Andy Kelana, Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi, dan Direktur Human Capital Management Willy Saelan. TLKM 30 dirancang sebagai strategi transformasi jangka menengah hingga tahun 2030 untuk meningkatkan kinerja sekaligus daya saing Telkom sebagai enabler ekosistem digital yang berdaya saing global.

Melalui inisiatif ini, Telkom melakukan penataan portofolio bisnis secara lebih terarah serta memperkuat praktik tata kelola perusahaan agar setiap lini bisnis dapat berkembang optimal dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi perusahaan serta seluruh pemangku kepentingan. Transformasi TLKM 30 juga sejalan dengan agenda total governance reset pada pengelolaan BUMN yang didorong oleh misi Danantara, dengan menekankan penguatan praktik tata kelola yang transparan, prudent, serta disiplin dalam pengelolaan aset perusahaan. U

paya tersebut mencakup normalisasi dan peningkatan kualitas aset, praktik pengeluaran yang akuntabel, serta penyelarasan pencatatan keuangan agar laporan perusahaan semakin akurat dan wajar. Dalam implementasinya, Telkom mendorong peningkatan operational excellence melalui penguatan disiplin, perbaikan proses bisnis, serta pengelolaan alokasi modal yang lebih efisien.

Hal ini juga didukung oleh transformasi budaya perusahaan yang menekankan kolaborasi, akuntabilitas, serta orientasi pada kinerja dan penciptaan nilai. Langkah-langkah tersebut mengakselerasi efisiensi pengelolaan sumber daya sehingga fundamental bisnis Telkom semakin solid utamanya di tengah tantangan ketidakpastian global dan kebutuhan akan kemandirian infrastruktur digital. Sebagai perusahaan yang dual listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE), Telkom juga senantiasa memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia maupun di Amerika Serikat. Sejumlah progres transformasi mulai terlihat sejak implementasi TLKM 30 pada pertengahan tahun lalu.

Baca Juga :
Pesan Prabowo ke Danantara: Jaga Selalu Kekayaan Negara
Peringatan Keras Prabowo: Jangan Main-main dengan Laporan Palsu!
Prabowo Senang Kenaikan RoA Danantara Capai 300% dalam 1 Tahun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Atta dan Aurel Buka Restoran Nasi Bungkus Lemak Bakar, Harga Mulai Rp 15 Ribuan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Soroti Rencana Taklimat Prabowo, Pakar UGM Berikan Sejumlah Poin Penting untuk Disampaikan
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Iran dan Hizbullah Luncurkan Serangan Gabungan ke 50 Fasilitas Militer Israel
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Gibran Silaturahmi dengan Habib Ali Alhabsyi dan Tinjau Pembagian Sembako di Kwitang
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Pakar Hukum Pidana: Tak Logis Pertamina Ditekan Satu Orang untuk Sewa Terminal BBM Merak
• 14 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.