Grid.ID - Berikut ini kronologi seorang bocah tewas tenggelam di Bengawan Solo Sragen. Korban sempat ditolong teman sebelum hanyut.
Nasib nahas menimpa seorang bocah berusia 10 tahun di Sragen. Ia dilaporkan tewas tenggelam di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Dukuh Kuyang, Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Rabu (11/3/2026).
Korban diketahui berinisial NAZ (10), warga Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran. Lantas bagaimana kronologinya?
Kronologi
Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu korban bersama teman-temannya bermain di sekitar aliran sungai.
Kapolsek Masaran, AKP Syamsudin mengatakan bahwa korban diduga terpeleset saat hendak berenang. Saat korban terjatuh, dua orang temannya langsung berusaha untuk menolong, namun upaya tersebut tidak berhasil.
"Kemudian dua temannya, Gavin dan Orlando, ikut menolong dengan terjun ke sungai dan berusaha menarik korban, tetapi tidak kuat. Akhirnya korban terhanyut dan dua temannya nyaris tenggelam, namun berhasil diselamatkan orang dewasa," ujar Syamsudin, dikutip dari Kompas.com.
"Sementara teman korban lainnya, Adit, berteriak meminta tolong hingga warga datang," tambahnya.
Setelah mendapat laporan dari warga, tim relawan bersama masyarakat setempat langsung melakukan pencarian di aliran Sungai Bengawan Solo. Jasad korban kemudian ditemukan di bawah Jembatan Butuh Jantran.
"Setelah ditemukan, selanjutnya tubuh korban dibawa ambulans Puskesmas ke RS PKU Muhammadiyah Sragen untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis bersama Polsek Masaran," tambahnya.
Hasil Pemeriksaan
Kapolsek Masaran, AKP Syamsudin mengungkap hasil pemeriksaan awal pada tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
"Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan luka lecet maupun luka robek," ucap Syamsudin, dikutip dari Tribun Solo.
Kronologi seorang bocah tewas tenggelam di Bengawan Solo Sragen diduga karena terpeleset. Korban sempat ditolong teman sebelum hanyut, namun tidak membuahkan hasil.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Korban akan dimakamkan sesuai dengan adat yang berlaku.
"Setelah diperiksa, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga yang diwakili saudaranya untuk dimakamkan seusai adat yang berlaku," ungkap Syamsudin. (*)
Artikel Asli




