Ini Strategi Presiden Prabowo Tangkal Konflik Panjang Gajah Serang Manusia di Lampung

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menyiapkan langkah konkret untuk mengakhiri konflik panjang antara manusia dan gajah yang selama puluhan tahun terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung.

Presiden Prabowo Subianto memutuskan menyiapkan bantuan khusus dari dana operasional presiden untuk membangun sistem perlindungan berupa pagar dan kanal pembatas antara kawasan taman nasional dengan permukiman warga.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan konflik antara manusia dan Gajah Sumatera di wilayah tersebut telah berlangsung sangat lama dan kerap memicu korban jiwa.

“Telah terjadi konflik antara gajah dan manusia tahunan, menahun. Sudah puluhan tahun terjadi di Way Kambas, Lampung,” ujar Raja Juli Antoni usai bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Ia mencontohkan insiden tragis yang terjadi beberapa bulan lalu ketika seekor gajah memasuki area permukiman dan lahan pertanian warga hingga menyebabkan seorang kepala desa meninggal dunia.

“Terakhir berapa bulan yang lalu salah seorang kepala desa terinjak gajah karena gajah berusaha masuk, ya, atau melintasi desa-desa, perumahan, maupun lahan pertanian sampai salah seorang kepala desa meninggal,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Prabowo memutuskan mengambil langkah serius dengan menyiapkan pendanaan khusus untuk membangun sistem pengamanan yang dapat memisahkan habitat gajah dari aktivitas manusia.

“Namun kemudian melihat fenomena ini, sekali lagi dengan kepedulian Pak Presiden Prabowo Subianto terhadap konservasi satwa Indonesia, beliau memutuskan menyiapkan dana bantuan presiden untuk membuat pagar atau kanal, ya, yang akan membentengi antara Taman Nasional Way Kambas dengan perkampungan atau desa yang ada di sepanjang Taman Nasional Way Kambas di Lampung tersebut,” jelas Raja Juli.

Saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahap kajian dan uji coba teknis. Pemerintah mempelajari berbagai praktik terbaik dari negara lain yang telah lebih dahulu mengelola konflik manusia dan satwa liar.

“Sekarang sudah pada tahap uji coba, ya, dan studi yang komprehensif, belajar dari pengalaman Afrika, India, dalam mengelola taman nasional mereka,” katanya.

Rencana pembangunan sistem perlindungan tersebut mencakup berbagai bentuk infrastruktur fisik, mulai dari tanggul hingga pagar baja berkekuatan tinggi yang dirancang untuk menahan pergerakan gajah dari kawasan taman nasional menuju permukiman warga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendag Dorong Pasar Jadi Pusat Belanja dan Wisata Kuliner
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ole Romeny Susul Miliano Jonathans Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Media Asing Sebut Sang Pemain Patah Kaki
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Potongan Pajak THR PJLP Dikeluhkan, Pramono: Sesuai Aturan Pusat
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Liga Champions: Havertz Selamatkan Arsenal dari Kekalahan di Leverkusen
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Penjelasan Annisa soal Karakter Umma yang Terinspirasi Selingkuhan Mantan Suami
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.