Penduduk Bogor Paling Dinamis di RI, Mobilitas Pindah-Datang Tinggi

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Teguh Setyabudi, menyebut Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan dinamika perpindahan penduduk paling tinggi di Indonesia.

“Kabupaten/kota dengan perpindahan penduduk paling dinamis, tidak heran Bogor adalah penduduk yang terbesar dan mobilitas penduduk pindah-datang sangat tinggi,” kata Teguh dalam Rilis Data Kependudukan Bersih Semester 2 Tahun 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (12/3).

Teguh menjelaskan, tingginya mobilitas penduduk di Kabupaten Bogor berkaitan juga dengan jumlah penduduknya yang besar.

Ia menyebut wilayah tersebut masih menjadi kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.

“Sedang kabupaten yang berpenduduk paling banyak, masih juara bertahan, adalah Kabupaten Bogor. Berapa jumlahnya? Luar biasa, 5.948.925 jiwa,” kata Teguh.

Menurutnya, jumlah tersebut bahkan melampaui populasi sejumlah provinsi di Indonesia.

Ia menyebut terdapat puluhan provinsi yang jumlah penduduknya masih berada di bawah Kabupaten Bogor.

“Kalau kita lihat jumlah penduduk 5,9 juta, betapa Kabupaten Bogor penduduknya lebih banyak dibandingkan Kalimantan Tengah. Ada 23 provinsi di Indonesia yang penduduknya ada di bawah Kabupaten Bogor,” ungkap Teguh.

“Kabupaten Bogor, selamat untuk pengabdian yang luar biasa karena penduduk Bapak jauh lebih besar,” lanjutnya.

Selain Kabupaten Bogor, Teguh mengatakan sejumlah daerah lain juga memiliki dinamika perpindahan penduduk yang cukup tinggi, di antaranya Bekasi, Bandung, Tangerang, dan Batam.

“Disusul kemudian Bekasi, Bandung, Tangerang, dan Batam. Ini dinamika mobilitas penduduk. Ini juga bisa bercerita banyak terkait masalah infrastruktur, transportasi, dan sebagainya,” kata dia.

Sementara itu, untuk wilayah dengan jumlah penduduk paling sedikit di tingkat kabupaten/kota, Teguh menyebut Kabupaten Supiori berada di posisi terendah, diikuti Kepulauan Seribu dan Tana Tidung.

“Adapun jumlah penduduk yang terkecil di tingkat kabupaten/kota adalah di Kabupaten Supiori, kemudian Kepulauan Seribu, tapi kita juga sadar Kepulauan Seribu itu bukan kabupaten otonom, melainkan kabupaten administratif, lalu Tana Tidung,” jelas Teguh.

“Tapi semester 1, Kabupaten Supiori juga adalah penduduk yang relatif jumlahnya paling sedikit,” tambah dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Truk Besar Sulit Belok di Pertigaan Parung Bingung Depok, Lalu Lintas Sempat Macet
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Olivia Nathania Siap Cicil Kerugian Rp 600 Juta untuk Korban CPNS Bodong
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
KPU Didorong Ciptakan Ekosistem Pemilu yang Ramah Perempuan
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Kronologi Yaqut Ubah Pembagian Kuota Haji hingga Korupsi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Siapkan Inpres-Keppres Konservasi, Menhut: Presiden Peduli Satwa-Taman Nasional
• 15 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.