Muhaimin Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Kolaborasi Sosial

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar mengajak tokoh lintas agama, lembaga filantropi, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mengatasi persoalan sosial dan kemiskinan. 

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Selasar Hangat Lintas Keyakinan Kolaborasi Joyful Ramadan: Indonesia Berdaya melalui Tebar Harapan Ramadan (THR) di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.

"Acara selasar hangat lintas agama joyful Ramadan ini merupakan komitmen baru sekaligus menjadi forum kebersamaan yang harus kita jaga agar selain memperkuat persatuan, memperbanyak dialog, berbagi pengalaman, bergerak bersama-sama secara kolaboratif memanfaatkan jejaring ketokohan lintas iman dan agama di tengah upaya kita bersama-sama mengatasi masalah kehidupan masyarakat kita," ujar Muhaimin dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal sosial yang kuat berupa tradisi gotong royong dan solidaritas yang telah menjadi identitas bangsa. Potensi kepedulian sosial tersebut juga tercermin dari perputaran dana sosial selama Ramadan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp4,4 triliun.

Kemudian, Menko PM menyampaikan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan memerlukan kolaborasi yang luas. Saat ini sekitar 23 juta masyarakat masih menghadapi kesulitan ekonomi, dengan tingkat kemiskinan sekitar 8,25 persen dan kemiskinan ekstrem sekitar 0,85 persen.

Karena itu, pemerintah mendorong sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, organisasi filantropi, dunia usaha, dan para relawan agar bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.

"Pemerintah melalui kekuatan anggaran tentu akan terus bekerja keras, menstimulus memberikan perlindungan sosial, memberikan jalan keluar tetapi tidaklah cukup karena problem yang kita hadapi ini. Kolaborasi dengan kegiatan seluruh filantropi, lembaga zakat dan potensi kepedulian umat-umat beragama, zakat bagi umat islam, kepedulian perintah agama-agama lain," jelasnya.

"Maka forum ini menjadi penting dimana ketokohan dan ajaran agama-agama kita sama, yaitu untuk bahu membahu mengatasi dan menolong saudara-saudara kita yang belum beruntung," lanjutnya.

Menutup sambutannya, Menko Muhaimin mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai penguat solidaritas sosial dan kolaborasi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Penumpang Rasakan "Krisis Ojol": Pesanan Dibatalkan Driver Berkali-kali
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Viral Korban Jadi Tersangka, Begini Cerita di Balik Restorative Justice Nabilah O'Brien
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Cerita Seru Joan Mir saat SIM di Mallorca Spanyol!
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Jabatan Kaster TNI Muncul Lagi, Kini Diemban Letjen Bambang Trisnohadi
• 22 jam lalukompas.com
thumb
KPK Sebut Yaqut Terbitkan KMA Pembagian Kuota Haji 50:50, Tapi Cuma Diketahui Dirjen
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.