VIVA – Bulan Ramadhan menjadi momen yang sangat dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Selain sebagai bulan penuh keberkahan dan ampunan, Ramadhan juga menghadirkan malam istimewa yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar.
Malam ini diyakini sebagai waktu yang sangat mustajab untuk memperbanyak ibadah, doa, dan permohonan ampun kepada Allah SWT.
Banyak umat Muslim berlomba-lomba meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan demi meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca doa khusus yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Doa ini memiliki makna mendalam tentang permohonan ampun kepada Allah yang Maha Pemaaf. Membaca doa ketika menjumpai malam Lailatul Qadar merupakan amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Anjuran ini disebutkan dalam hadits riwayat At-Tirmidzi serta riwayat lima imam hadits, kecuali Imam Abu Dawud.
Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa Sayyidah Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah mengenai amalan yang sebaiknya dilakukan ketika seseorang mendapatkan malam Lailatul Qadar. Berikut selengkapnya, sebagaimana dirangkum dari NU Online, Jumat, 13 Maret 2026.
Doa Lailatul QadarBerikut bacaan doa Lailatul Qadar yang dapat diamalkan umat Islam, lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahannya.
1. Doa Lailatul Qadar Riwayat Imam At-Tirmidzi
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
1. Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah)
Artinya, “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”
Menurut penjelasan Ustadz Alhafiz Kurniawan, redaksi doa ini bersumber dari hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi.
2. Doa Lailatul Qadar Riwayat Lima Imam Hadits
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
2. Allāhumma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah).
Artinya, “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”
Cara Mengamalkan Doa Lailatul Qadar
Doa Lailatul Qadar dapat dibaca sepanjang bulan Ramadhan. Namun, amalan ini lebih dianjurkan untuk dilakukan secara istiqamah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Banyak ulama, khususnya dari Mazhab Syafi’i, meyakini bahwa Lailatul Qadar berada pada rentang malam-malam tersebut.





