REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Telkom University melalui Bandung Techno Park menggandeng Cyberport Hongkong untuk mendorong startup berkembang dan maju di level internasional. Salah satu startup binaan di bidang gamified IT Solution asal Indonesia Cube Studio terpilih mengikuti global landing program Cyberport Hongkong.
Direktur Bandung Techno Park Iwan Tritoasmoro mengatakan startup asal Indonesia Cube Studio berhasil terpilih mengikuti global landing program Cyberport Hongkong. Ia menyebut startup itu akan dikenalkan berbagai funding dan ekosistem startup di Hongkong.
Baca Juga
Polisi Tangkap 6 Debt Collector yang Keroyok Warga di Bandung
Khawatir Ninggalin Motor dan Mobil di Rumah Saat Mudik, Titipkan Saja ke Kantor Polrestabes Bandung
Pertamina: Kapal Pembawa Minyak tak Hanya Lewat Selat Hormuz, Ratusan Lainnya Tetap Berlayar
Selain itu, ia mengatakan pendanaan yang dapat diperoleh mencapai Rp 4 miliar. Setelah itu, Iwan mengatakan startup Cube Studio dapat terus berkembang di tingkat internasional. "Cube Studio itu market pertamanya di Bali bukan di Hongkong walau diinkubasi di luar, proyek di Bali. Proyeknya virtual reality contoh sudah dikerjakan itu alat simulasi terjun payung angkatan udara," ucap dia saat acara sharing startup asal Hongkong dan Indonesia di Telkom University, Selasa (10/3/2026). .rec-desc {padding: 7px !important;} Ia melanjutkan business matching yang digelar merupakan tindaklanjut kerja sama antara Telkom University dengan Cyberport Hongkong. Sejumlah delegasi startup dari Hongkong turut hadir di acara tersebut. "Perusahaan-perusahaan sana mempresentasikan apa yang mereka miliki untuk kemungkinan dikerjasamakan dan dari Telkom University juga startup kami juga saling presentasi," kata dia. Selanjutnya, akan dilakukan round table discussion untuk mengidentifikasi beberapa kemungkinan kerja sama. Termasuk rencana soft landing beberapa startup Hongkong bisnis di Indonesia. Ia mencontohkan startup di Cyberport Hongkong yang banyak bergerak di bidang AI seperti teknologi drone untuk pertanian. Teknologi inspeksi dan lainnya. Dennis Tedja selalu Hongkong Cyberport Ambassador For Indonesia sekaligus CEO Opus Solutions Limited Hongkong mengatakan pihaknya mendorong agar tujuan Asta Cita Presiden Prabowo bisa tercapai. Beberapa diantaranya mulai dari transfer pengetahuan antar talent dari Indonesia dan Hongkong. Selain itu, kerjasama proyek mulai dari sisi smart city, healthcare dan e goverment. "Jadi dari sisi yang saya lihat, talent-nya kita yang ada di Telkom University ini juga ada 40 ribu mahasiswa," kata dia.