- 1. Ubi Jepang
- 2. Sup Miso
- 3. Lobak Daikon
- 3. Rumput Laut
- 4. Ikan
Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat Jepang memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Rata-rata usia mereka mencapai sekitar 83,89 tahun. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan angka harapan hidup global yang hanya 71,7 tahun.
Orang Jepang yang berumur panjang bahkan hingga 100 tahun atau centenarian umumnya berada di Pulau Okinawa. Ahli nutrisi Jepang, Michiko Tomioka, menyebut resep umur panjang warga Jepang adalah pola dan pilihan makanan yang teratur.
"Ibu saya, seorang penyintas kanker, berusia 86 tahun (masih hidup), dan bibi saya masih kuat di usia 98 tahun," ujarnya dikutip dari CNBC Internasional.
Ahli gizi asal Tokyo, Asaki Miyashita membagikan lima makanan favorit warga Jepang yang dipercaya menjadi rahasia umur panjang mereka. Berikut rangkumannya:
Ubi jalar ungu yang dalam bahasa Jepang disebut imo ternyata kerap jadi makanan ringan atau makanan penutup. Ubi tersebut mengandung karbohidrat sehat dan antosianin.
Sekelompok antioksidan dalam sayuran merah dan penutup mengandung sifat anti penuaan. Berdasarkan studi, ubi jalar juga bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Sup miso mengandung probiotik, bakteri hidup atau ragi. Makanan fermentasi diyakini bisa menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan kekebalan tubuh.
Dalam sebuah penelitian, seseorang yang mengonsumsi kedelai fermentasi seperti miso, tahu, dan tempe, 10% lebih rendah meninggal lebih awal dibandingkan yang jarang mengkonsumsinya.
- 5 Makanan yang Disukai Sel Kanker, Warga RI Banyak Konsumsi
- Jenis Kanker Paling Banyak Menyerang Anak Muda Menurut Studi
Sayuran akar yang populer dalam masakan Jepang ini mencegah masuk angin dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu lobak disebut mengandung 124% asupan vitamin C harian yang direkomendasikan.
Anda dapat mengganti lobak Daikon jika kesulitan mencarinya, yakni dengan sayuran akar sehat lain seperti wortel, bit, parsnip, dan lobak putih.
Rumput laut mengandung banyak mineral penting dari zat besi, kalsium, folat dan magnesium. Mengonsumsi makanan ini setiap hari juga membantu menambah serat harian.
Asupan serat yang cukup dapat menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi dan diabetes tipe 2. Rumput laut mengandung antioksidan seperti fucoxanthin dan fucoidan, yang memiliki sifat anti inflamasi, anti penuaan, dan anti kanker.
Ikan juga penting untuk dikonsumsi. Makanan protein tinggi dapat didapat dari ikan berlemak seperti salmon dan tuna.
Ikan mengandung lemak omega-3 untuk membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan trigliserida, dan meredakan peradangan. Asako berpesan, melakukan praktik makan dengan penuh perhatian atau 'mindfull eating' bisa berkontribusi pada kesehatan dan kualitas hidup seseorang.
(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google




