Deretan Faktor Teknis dan Non-Teknis Runtuhnya Kehebatan Klub-Klub Jawa Timur di BRI Super League

bola.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bola.com, Surabaya - Klub-klub Jawa Timur makin kehilangan tajinya. Alih-alih menjadi karakter utama, mereka mendalami peran figuran dalam kompetisi Super League 2025/2026.

Status provinsi dengan jumlah klub terbanyak di kasta teratas, tak membuat mereka mendominasi. Keempat klub Jawa Timur itu justru mengalami periode mengenaskan.

Advertisement
BACA JUGA: 3 Kekalahan Beruntun di BRI Super League, Apakah Pelatih Arema FC Masih Dipertahankan?

Persebaya Surabaya merupakan contoh klub yang sustainable di setiap musim. Bersaing di papan atas meski tak pernah benar-benar jadi penantang gelar. Namun, pada musim ini Bajul Ijo masih berada di papan tengah.

Kenyataan pahit lainnya harus diterima Arema FC dan Persik Kediri. Mantan juara Liga Indonesia ini terlihat inkonsisten di setiap musim dan selalu berjuang menghindar dari zona degradasi.

Namun, di antara lainnya, nasib Madura United jadi yang paling mengenaskan. Laskar Sape Kerrab bahkan terancam turun kasta musim depan jika tak segera berbenah.

Sebagai salah satu barometer sepak bola nasional, prestasi keempat klub ini jauh dari kata membanggakan. Pertanyaannya, apa yang membuat mereka gagal bersaing musim ini?


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lakukan Intimidasi dan Keroyok Warga di Bandung, Enam Orang Mata Elang Ditangkap
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Menpar Pastikan Destinasi Wisata Indonesia Aman di Tengah Situasi Timur Tengah
• 14 menit lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Bertemu Wakil PM Australia Richard Marles, Pertemuan Hangat Dua Sahabat Lama
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Rupiah Tertekan Sentimen Global, Melemah ke Rp16.893 per Dolar AS
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Krisis Air Bersih di Gaza, BAZNAS Salurkan 200.000 Liter Air untuk 5.000 Warga Palestina
• 23 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.