Kakorlantas: Operasi Ketupat Gunakan ETLE, Drone, dan Bodycam untuk Pantau Mudik

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan Operasi Ketupat 2026 memanfaatkan dukungan teknologi untuk memantau arus mudik Lebaran. Pemantauan dilakukan melalui sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE), drone, serta bodycam yang digunakan petugas di lapangan.

Agus menjelaskan, teknologi tersebut digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas di berbagai jalur mudik, termasuk jalan tol, jalan arteri, hingga kawasan penyeberangan. Pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari skenario pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik.

Baca Juga
  • Jelang Arus Mudik, Pemprov Jateng Gelar Ramp Check Serentak dan Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Bus
  • Kakorlantas Kampanye Keselamatan Mudik Aman Keluarga Bahagia

“Kami akan pantau menggunakan ETLE, drone, dan bahkan ada bodycam yang nanti akan menempel untuk melayani masyarakat,” kata Kakorlantas di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengaturan arus kendaraan di jalan raya. Pengamanan juga diarahkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri berlangsung aman.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Polri menempatkan pengamanan di sejumlah titik mobilitas masyarakat seperti jalan tol, jalan arteri, kawasan penyeberangan, tempat ibadah, serta kawasan wisata. Penempatan personel dan sarana pendukung telah disiapkan melalui koordinasi bersama berbagai pemangku kepentingan.

“Operasi Ketupat ini bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan arus balik. Tetapi bagaimana Polri sebagai institusi negara hadir untuk memastikan momen sosial dan spiritual ini semuanya aman,” ujar Agus.

Infografis daftar SPKLU mudik. - (Infografis Republika)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanah Abang Menggeliat Lagi, Pramono: Mudik di Jakarta Juga Keren
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Di Balik Penghentian Serangan Iran ke Negara-Negara Teluk
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Waspada Risiko Riba saat Tukar Uang Baru untuk Lebaran, Ini Imbauan Pakar Ekonomi Islam
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Apa Itu?
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Buka Bersama Media, Asmo Sulsel Perkenalkan Teknologi Motor Listrik Honda CUV-e di Makassar
• 1 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.