Majalah gaya hidup dan perjalanan Time Out merilis daftar tahunan 50 kota terbaik di dunia untuk dikunjungi pada 2026. Dalam laporan yang dirilis tahun ini, Melbourne di Australia berhasil menempati posisi pertama sebagai kota terbaik di dunia.
Dilansir Forbes, daftar tersebut disusun berdasarkan survei terhadap lebih dari 24.000 warga dari sekitar 150 kota di dunia. Survei dilakukan dalam 42 bahasa dan menilai berbagai aspek kehidupan kota, mulai dari kuliner, hiburan malam, budaya, keterjangkauan biaya, kebahagiaan warga, hingga rasa kebersamaan di komunitas.
Editor perjalanan Time Out, Grace Beard, mengatakan bahwa faktor utama yang menyatukan kota-kota terbaik tahun ini adalah kuatnya rasa komunitas di antara warganya.
“Di setiap kota yang masuk dalam daftar, mayoritas warga yang kami survei melaporkan adanya rasa memiliki dan keterhubungan yang kuat dengan kotanya. Konsistensi budaya dan pertemuan berbagai komunitas menjadi hal penting yang patut dirayakan,” ujarnya.
Melbourne Posisi PertamaMelbourne naik dari peringkat keempat pada laporan 2025, menjadi posisi pertama pada 2026. Kota ini dinilai unggul dalam berbagai kategori, termasuk ruang hijau, kemudahan bersepeda, serta kualitas transportasi publik.
Melbourne juga dikenal dengan kawasan-kawasan kreatif yang dipenuhi kafe kecil di gang-gang kota, bioskop independen, bar rooftop, serta seni mural jalanan yang berwarna. Kota ini juga rutin menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga dunia, seperti Australian Open dan Formula 1 Australian Grand Prix.
Survei menunjukkan 94 persen warga Melbourne menilai tinggi kualitas kuliner kota tersebut, sementara 92 persen memuji kehidupan seni dan budaya yang dinamis. Kota ini juga masuk tiga besar kota terbaik bagi generasi muda atau Gen Z.
Di posisi kedua, Shanghai dipuji karena memadukan arsitektur bersejarah dengan budaya modern, serta memiliki kehidupan kuliner yang sangat berkembang.
Kota ini bahkan diklaim memiliki jumlah kafe terbanyak di dunia. Selain itu, kemudahan kebijakan visa bagi warga lebih dari 50 negara juga ikut mendorong meningkatnya minat wisata ke Shanghai.
Posisi ketiga ditempati Edinburgh, yang mendapat nilai tinggi dalam aspek kemudahan berjalan kaki, ruang hijau, serta kehidupan seni dan kuliner. Tahun ini kota tersebut juga akan menjadi tuan rumah sejumlah acara budaya besar, seperti Edinburgh International Festival dan Edinburgh Art Festival.
Kota-kota Lain di DuniaSementara itu, London berada di posisi keempat berkat museum, restoran, dan institusi budayanya yang terkenal di dunia. Hampir seluruh responden lokal menilai kehidupan seni di kota ini sangat baik.
Beberapa kota besar lain yang masuk 10 besar antara lain New York City, Cape Town, Mexico City, Bangkok, Seoul, dan Tokyo.
Lalu, bagaimana dengan Jakarta?
Sayangnya, Jakarta belum berhasil masuk daftar sebagai salah satu kota terbaik di dunia. Berikut 50 Kota Terbaik di Dunia 2026 Versi Time Out:
Melbourne, Australia
Shanghai, China
Edinburgh, United Kingdom
London, United Kingdom
New York City
Cape Town, Afrika Selatan
Mexico City, Meksiko
Bangkok, Thailand
Seoul, Korea Selatan
Tokyo, Jepang
Zurich, Swiss
Rio de Janeiro, Brasil
Kopenhagen, Denmark
São Paulo, Brasil
Hong Kong, Hong Kong
Krakow, Polandia
Porto, Portugal
Guadalajara, Meksiko
Madrid, Spanyol
Valencia, Spanyol
Sydney, Australia
Paris, Prancis
Singapore, Singapura
Marrakesh, Maroko
Hanoi, Vietnam
Bath, United Kingdom
Bilbao, Spanyol
Berlin, Jerman
Adelaide, Australia
Beijing, China
Antwerp, Belgium
Chiang Mai, Thailand
Naples, Italia
Amsterdam, Belanda
Medellín, Kolombia
Lima, Peru
Vancouver, Kanada
Ho Chi Minh City, Vietnam
Osaka, Jepang
Athena, Yunani
Chicago
Kairo, Mesir
Buenos Aires, Argentina
Wina, Austria
Dublin, Irlandia
San Francisco
Lagos, Nigeria
Auckland, Selandia Baru
Lisbon, Portugal
Bogotá, Kolombia





