TNI AD Bantah Tak Satu Suara dengan Mabes TNI Terkait Siaga 1

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Darat (AD) membantah tidak satu suara dengan Markas Besar (Mabes) TNI soal penetapan status siaga satu bagi seluruh jajaran TNI.

Klarifikasi ini disampaikan setelah Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Maruli Simanjuntak sempat menyebuttidak ada penetapan status siaga satu bagi seluruh jajaran TNI.

“Ya sekalian mengklarifikasi, bukan tidak adanya kecocokan antara Mabes TNI dengan Angkatan Darat, tidak,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Donny menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat berada di bawah Mabes TNI dan tetap loyal menjalankan setiap perintah yang diberikan serta siap melaksanakan tugas apa pun.

Baca juga: Soal Siaga 1, TNI AD: Bukan Terkait Situasi Darurat

Ia menjelaskan, pernyataan Maruli sebelumnya muncul karena saat itu belum ada surat telegram terkait status siaga satu yang diterima di satuan.

Maruli menyampaikan pernyataan itu pada Sabtu (7/3/2026) pagi ketik ditanya wartawan.

“Wartawan menanyakan itu pagi, ya memang belum ada yang masuk (surat telegram siaga satu). Sehingga mungkin menyampaikan ke wartawan, salah satu wartawan, tidak ada,” ujar Donny.

Namun, pada sore harinya, baru disampaikan bahwa ada kegiatan siaga satu yang merupakan perintah langsung dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Baca juga: TNI AD Sebut Siaga Satu Sudah Tidak Lagi Diberlakukan, Kini Siaga Tiga

Donny menegaskan, penetapan siaga satu tersebut bukan terkait pengembangan postur TNI atau penambahan satuan baru.

Menurut dia, status tersebut merupakan mekanisme pembinaan kesiapsiagaan internal prajurit.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menambahkan, kesiapsiagaan tersebut juga berkaitan dengan sejumlah agenda ke depan, termasuk pengamanan Idul Fitri.

Dalam pelaksanaannya, TNI akan membantu Polri menjaga keamanan selama periode tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Pramono soal PJLP DKI Keluhkan THR Kena Potong Pajak Hampir Rp 2 Juta
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
KPK Sita Rp100 Miliar Lebih Aset Yaqut Terkait Kasus Kuota Haji
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menpora Dukung Langkah FPTI Usut Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, Tim Pencari Fakta segera Dibentuk
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Dukcapil Rilis Data Kependudukan Bersih 2025: Jumlah Penduduk Indonesia Tembus 288 Juta Jiwa
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Mengapa Iran Tidak Runtuh di Tengah Perang: Kekuatan Sistem Kepemimpinan Negara
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.