Bisnis.com, MALANG — Pertamina memperkirakan konsumsi BBM pada periode Ramadan dan Lebaran 2026 di Jatimbalinus meningkat sekitar 11,9% dari rata-rata normal 18.430 KL/hari untuk gasoline dan untuk gasoil turun sekitar 9,8% dari konsumsi normal 8.805 KL/hari seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan untuk kebutuhan rumah tangga konsumsi minyak tanah diperkirakan meningkat 7,3% dari normal harian 375 KL/hari dan LPG meningkat 3,5% dari normal harian 6.567 MT/hari.
“Selain BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga memastikan pasokan Avtur untuk kebutuhan penerbangan di 15 bandara yang tersebar di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara,” katanya, Kamis (12/3/2026). Pasokan Avtur, dia meyakinkan, dipastikan cukup untuk mendukung peningkatan mobilitas penumpang udara selama arus mudik dan arus balik.
"Untuk sektor Aviasi, kami juga telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas yang memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan selama arus mudik dan arus balik," tambahnya.
Namun, kata dia, konsumsi Avtur untuk penerbangan di Jatimbalinus kali ini diprediksi turun sebesar 6,1% dari rerata normal harian 3.316 KL/hari. Konsumsi ini mengalami penurunan dikarenakan tidak terdapatnya penerbangan komersial saat Hari Raya Nyepi di Bandara Ngurah Rai dan adanya cancel flight rute Timur Tengah.
Menjelang dan selama periode Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh SPBU dan Agen LPG dalam kondisi yang optimal. Dengan mengutamakan distribusi yang merata di seluruh daerah, termasuk daerah-daerah yang rawan atau terpencil, Pertamina berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa adanya gangguan.
Baca Juga
- Jalan Nasional Alas Roban Rawan Bencana, Pemudik Diimbau Berhati-Hati
- Ini 4 Tips Rahasia Agar Baterai Mobil Listrik Awet saat Mudik Lebaran
- Arus Mudik via Pantura Diprediksi Turun
“Kami memastikan pasokan dan distribusi energi tetap terjaga sepanjang periode Ramadan dan Idulfitri. Selain stok yang aman, kami juga memperkuat berbagai layanan tambahan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman selama perjalanan,” ujar Ahad.
Dia juga meyakinkan, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengoptimalkan seluruh infrastruktur meliputi 1.482 SPBU, 900 Pertashop, dan 1.296 Agen LPG.
Selain mengoptimalkan seluruh jaringan layanan, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga menghadirkan berbagai layanan tambahan untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri. Layanan tersebut mencakup 644 SPBU Siaga 24 jam dan 1.040 Agen LPG Siaga yang memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan energi kapan saja.
Selain itu, tersedia 9 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga serta layanan 36 unit Motorist/PDS yang mobile untuk menjangkau pemukiman hingga jalur wisata.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus turut menyiapkan 17 unit mobil tangki stand-by sebagai kantong suplai di jalur padat perjalanan. Sementara itu, sebanyak 3 Serambi MyPertamina hadir di rest area dan pusat keramaian, menyediakan berbagai fasilitas tambahan seperti ruang istirahat, nursery, barbershop, mini klinik, hingga area bermain anak.
Dukungan layanan keselamatan juga diberikan melalui ambulans di sejumlah titik strategis dan porter gratis di beberapa bandara untuk membantu mobilitas masyarakat. Sistem monitoring real-time melalui command center Satgas memastikan suplai segera ditambah jika terjadi lonjakan permintaan.
Untuk kenyamanan konsumen, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus turut menghadirkan promo pembelian BBM Non-Subsidi serta program MyPertamina yang memudahkan transaksi dan akses layanan.
“Kami mengimbau masyarakat mengisi BBM sejak awal sebelum memasuki jalur padat dan memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk informasi titik layanan dan promo. Kami siap melayani sepenuh hati agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan tenang bersama keluarga,” ucapnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) yang dimulai pada 9 Maret 2026 sampai dengan 1 April 2026 untuk memastikan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman sebagaimana dipaparkan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI pada Rabu (11/3) bertempat di Kantor PLN UID Jawa Timur.
Dalam kunjungan kerja tersebut, anggota dewan mengapresiasi pelaksanaan Satgas yang mulai dilaksanakan. Sebagaimana disampaikan oleh Meitri Citra Wardani untuk Dapil Jawa Timur, baik Pertamina maupun PLN sebagai perusahaan terlibat dalam kunjungan sudah mempersiapkan kemungkinan lonjakan energi dan upaya mencegah terjadinya kelangkaan.
"Strategi yang telah ditetapkan semoga dapat menjaga kestabilan energi dengan menjaga pasokan dan tidak lalai," ujarnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus sampaikan proyeksi nasional puncak mobilitas masyarakat yang akan terjadi dalam 4 fase, yaitu 2 puncak arus mudik dan 2 puncak arus balik. Arus mudik pada periode 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026 sedangkan arus balik pada periode 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
Ahad Rahedi, menyampaikan Pertamina memproyeksi adanya peningkatan kebutuhan BBM dan LPG, terutama untuk jenis Gasoline dan LPG. "Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan," jelas Ahad. (K24)





