SERANG, KOMPAS.TV – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto meminta seluruh pihak melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara serius.
Data tersebut dinilai menjadi kunci agar penyaluran bantuan sosial (bansos) dan program pembangunan pemerintah dapat benar-benar tepat sasaran.
Menurut Yandri, data sosial ekonomi yang akurat menjadi fondasi penting bagi pemerintah pusat dalam merancang kebijakan pembangunan sekaligus memastikan bantuan negara diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Baca Juga: Kemendes PDT dan PLN Berkomitmen Percepat Penyaluran Listrik ke Desa Seluruh Indonesia
“Ini adalah kata kunci kita untuk tepat sasaran untuk memberikan bantuan. Tepat sasaran dalam membangun desa, tepat sasaran dalam pemberdayaan dan lain sebagainya,” ujar Yandri saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi DTSEN di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma'mun, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (12/3/2026), dikutip dari laman Kementerian Desa dan PDT.
Ia menegaskan bahwa data sosial ekonomi masyarakat terus berubah sehingga pembaruan data harus dilakukan secara berkala.
Perubahan kondisi masyarakat, seperti kelahiran, kematian, hingga perubahan status ekonomi keluarga, membuat data harus selalu diperbarui agar tetap relevan.
“Karena data ini sangat dinamis, ada yang meninggal, ada yang lahir. Ada yang miskin, ada yang sudah tidak miskin,” jelasnya.
Yandri menilai, tanpa data yang mutakhir dan akurat, program bantuan sosial berisiko tidak tepat sasaran.
Kondisi ini dapat menyebabkan masyarakat yang seharusnya menerima bantuan justru terlewat, sementara pihak yang sebenarnya tidak berhak justru menerima bantuan.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pemutakhiran DTSEN secara serius oleh seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendataan, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.
Selain itu, Yandri juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem.
Baca Juga: BNN dan Kemendes PDT Tetapkan Desa Sido Luhur sebagai Desa Bersinar untuk Perkuat Ketahanan Desa
Menurutnya, sinergi kedua kementerian tersebut sangat penting untuk memastikan validitas data penerima bantuan sekaligus meningkatkan efektivitas program pemberdayaan masyarakat desa.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- DTSEN
- data tunggal sosial ekonomi nasional
- pemutakhiran DTSEN
- Yandri Susanto
- Kemendes PDT
- bantuan sosial





