Grid.ID - Dua adik dari aktor Ammar Zoni, yakni Aditya Zoni dan Panji Zoni, mengungkapkan perasaan mereka saat kembali bertemu dengan sang kakak di persidangan. Pertemuan itu terjadi setelah sekitar dua bulan mereka tidak berjumpa.
Sebelumnya, Ammar diketahui berada di Pulau Nusakambangan terkait kasus narkoba yang menjeratnya. Kondisi tersebut membuat keluarga, termasuk kedua adiknya, harus menahan rindu cukup lama.
Momen pertemuan di persidangan pun menjadi saat yang emosional bagi mereka. Aditya mengatakan kerinduan yang selama ini terpendam akhirnya bisa sedikit terobati meski hanya sebentar.
“Luapin semua rasa kangennya, pengen cerita banyak banget gitu kan walaupun cuman bisik-bisik. Tapi memang itu sesuatu yang berharga sekali gitu karena memang satu-satunya yang kita punya ya Bang Ammar dan sebaliknya, satu-satunya yang Bang Ammar punya kita doang,” ujar Aditya dikutip dari Rumpi pada Jumat (13/3/2026).
Di sisi lain, pria berusia 26 tahun ini juga menyampaikan harapan besar agar sang kakak bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Ia percaya Ammar memiliki potensi besar yang seharusnya tidak disia-siakan.
“Kita pengen dia berubah ya. Maksudnya udah cukup semuanya, aku yakin Bang Ammar ini potensinya sangat luar biasa, sangat besar, apalagi masih muda,“ ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keluarga selama ini terus mengingatkan Ammar agar menjadikan peristiwa yang terjadi sebagai pelajaran hidup. Harapannya, pengalaman tersebut menjadi titik balik bagi sang aktor.
“Dan udah selalu berkali-kali kita udah bilang, jadikan ini pelajaran. Mudah-mudahan ini yang terakhir,“ jelasnya.
Aditya juga berharap setelah melewati semua proses hukum, Ammar bisa kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik. Ia ingin sang kakak kembali ke masyarakat dengan versi diri yang lebih positif.
“Setelah itu Bang Ammar bisa kembali lagi ke masyarakat, bisa lagi menjadi versi diri dia lebih baik lagi,“ katanya.
Sementara itu, Panji Zoni mengaku sempat merasa marah dan kecewa terhadap apa yang terjadi pada kakaknya. Menurutnya, kekecewaan tersebut muncul karena Ammar dianggap menyia-nyiakan potensi besar yang dimilikinya sebagai figur publik.
“Karena dia menyia-nyiakan potensinya, itu yang paling buat kita sangat kecewa gitu kan. Dia menyia-nyiakan potensi dia sebagai tokoh publik gitu,“ tutup Panji Zoni.
Meski diliputi rasa kecewa, keduanya tetap berharap sang kakak dapat mengambil pelajaran dari peristiwa yang terjadi. Aditya dan Panji pun ingin Ammar Zoni bangkit, memperbaiki diri, dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. (*)
Artikel Asli




